Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

29 Zulqaidah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ronaldo Beri Kejutan di Akhir Karier Rossi

Ahad 14 Nov 2021 17:01 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Friska Yolandha

Pebalap Valentino Rossi tersenyum usai menyelesaikan balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, Ahad (14/11). Rossi memutuskan pensiun di akhir musim ini.

Pebalap Valentino Rossi tersenyum usai menyelesaikan balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, Ahad (14/11). Rossi memutuskan pensiun di akhir musim ini.

Foto: AP Photo/Alberto Saiz
Ronaldo bertemu langsung Rossi di tempat tim Petronas Yamaha.

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Mantan bintang Inter Milan Ronaldo de Lima memberikan kejutan pada balapan terakhir Valentino Rossi di GP Valencia, Ahad (14/11) malam WIB. Dilansir dari Football Italia, Ronaldo bertemu langsung Rossi di tempat tim Petronas Yamaha.

Melihat Ronaldo, Rossi sontak berteriak gembira sambil mengangkat kedua tangannya. Keduanya pun saling berpelukan. Mereka saling berbicara satu sama lain. Ini bentuk penghormatan Ronaldo kepada sang legenda MotoGP tersebut.

Baca Juga

Pertemuan ini kembali terulang. Keduanya pertama kali berjumpa pada tahun 1999 dan Ronaldo saat itu membawa jersey baru Inter Milan. The Doctor telah mengumumkan karirnya akah berakhir pada akhir musim ini setelah 25 tahun dan meraih tujuh kali juara dunia.

Tak hanya Ronaldo yang memberikan penghormatan kepada Rossi dengan bertemu langsung. Para penggemar yang hadir di arena balapan juga menghiasai tribun dengan warna kuning yang merupakan cirri khas Rossi.

Rossi finis di posisi ke-10 pada balap tersebut.  Ducati menguasai podium dengan Francesco Bagnaia keluar sebagai pemenang. Ia unggul 0,489 detik atas rekannya di posisi kedua, Jorge Martin di susul Jack Miller pada urutan ketiga.

Dalam perjalanan karirnya, Rossi memperkuat sejumlah tim yaitu Yamaha, Ducati, Honda. Ia menjadi juara dunia pada 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008 dan 2009. Seiring bertambahnya usia muncul pembalap muda berbakat ia mulai kesulitan.

Kendati demikian, ia tetap menunjukkan mental juara dan tetap bersaing. Namun tahun ini ia memutuskan untuk pensiun dari balapan yang membesarkan namanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile