Ahad 09 Jun 2024 09:27 WIB

Kesedihan Celine Dion Idap Sindrom Langka: Saat Nyanyi, Rasanya Seperti Tercekik

Stiff person syndrome membuat Celine Dion tak bisa bernyanyi seperti biasa lagi.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Celine Dion.  Celine Dion akhirnya membuka diri tentang dampak kronis dari stiff-person syndrome yang dideritanya.
Foto: EPA
Celine Dion. Celine Dion akhirnya membuka diri tentang dampak kronis dari stiff-person syndrome yang dideritanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Celine Dion akhirnya membuka diri tentang dampak kronis dari stiff-person syndrome yang dideritanya. Dalam sebuah wawancara terbaru dengan Today, pelantun “All By Myself” tersebut mengatakan bahwa sindrom itu sangat berpengaruh pada suaranya.

“Saat saya mencoba bernyanyi, rasanya seperti ada yang mencekik saya. Lalu seperti ada yang menekan laring saya, dan membuat tubuh saya kejang,” kata Dion seperti dilansir Hollywood Reporter, Ahad (9/6/2024).

Baca Juga

Menurut Dion, kejang akibat stiff-person syndrome juga telah memengaruhi perut, tulang rusuk, dan tulang belakangnya. “Saya pernah mengalami patah tulang rusuk karena terkadang ketika sangat parah, kejang ini dapat mematahkan beberapa tulang rusuk juga,” kata peraih Grammy tersebut.

Selain dampak fisik, penyakit langka yang diderita Dion juga berdampak besar pada psikologisnya sebagai seorang penyanyi. Kondisi yang tidak dapat disembuhkan ini mengakibatkan kekakuan otot yang progresif dan parah.