Selasa 06 Aug 2024 05:00 WIB

Disinformasi Anti-Muslim, Inggris Alami Gelombang Kerusuhan Terburuk Sejak 13 tahun

Disinformasi anti-Muslim di media sosial telah memicu Islamofobia ekstrem kanan.

Petugas memadamkan api saat terjadi kerusuhan demonstrasi anti-imigrasi di area Holiday Inn Express di Rotherham, Inggris, Ahad (4/8/2024).
Foto: Danny Lawson/PA via AP
Petugas memadamkan api saat terjadi kerusuhan demonstrasi anti-imigrasi di area Holiday Inn Express di Rotherham, Inggris, Ahad (4/8/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris sedang mengalami gelombang kerusuhan terburuk sejak 13 tahun, ketika para pengunjuk rasa penganut ekstrem-kanan menjadikan pencari suaka dan komunitas etnis minoritas di seluruh negeri sebagai target.

Gelombang disinformasi anti-Muslim di media sosial telah memicu Islamofobia dan kekerasan ekstrem-kanan setelah penikaman fatal di kota tepi laut Southport di Inggris utara pada 29 Juli.

Baca Juga

Laporan palsu yang disebarluaskan akun media sosial kalangan ekstremis sayap kanan itu mengeklaim bahwa tersangka penikaman merupakan seorang imigran Muslim. Tuduhan itu juga disuarakan dengan teriakan-teriakan pedas massa Islamofobia.

Kepolisian sejauh ini menyebut tersangka pelaku itu sebagai seorang laki-laki berusia 17 tahun yang lahir di Cardiff, ibu kota Wales. Lelaki itu disebutkan tinggal di sebuah desa dekat Southport.

Penikaman terjadi pada Senin (29/7) saat tiga gadis cilik berusia enam, tujuh, dan sembilan tahun tewas akibat ditikam di Southport, Inggris barat laut.

Pada Selasa (30/7) kerusuhan merebak di Southport dalam semalam. Massa yang berjumlah hingga 300 orang, termasuk anggota Liga Pertahanan Inggris, sebuah kelompok sayap kanan anti-Muslim, menyerang sebuah masjid di kota tersebut.

Mereka juga menyerang polisi, membakar mobil, menghancurkan properti, serta menyebabkan sedikitnya 50 petugas terluka. Polisi Merseyside menangkap empat orang.

 

sumber : Antara/Anadolu
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement