Selasa 17 Sep 2024 13:38 WIB

Kuasa Hukum Korban Bullying di SMA Binus Ungkap Pelaku Anak Pejabat Hingga Ketum Parpol

Kasus dugaan perundungan di SMA Binus School viral dan sudah dilaporkan ke polisi.

Red: Andri Saubani
Sejumlah siswa mencetak bentuk telapak tangannya pada papan deklarasi antiperundungan di sebuah sekolah. (ilustrasi)
Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Sejumlah siswa mencetak bentuk telapak tangannya pada papan deklarasi antiperundungan di sebuah sekolah. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa hukum siswa SMA Binus School Simprug berinisial RE (16), Agustinus Nahak, yang mengalami perundungan (bullying) mengungkapkan, bahwa pelaku perundungan terhadap korban diduga merupakan anak dari pejabat hingga ketua umum partai politik. Kasus yang viral di media sosial ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

"Dia (pelaku) mengaku bahwa dia adalah anak daripada pejabat, anak pengusaha hebat, anak daripada ketua partai sehingga mereka minta supaya korban RE tersebut untuk melayani mereka, harus mengikuti mereka, kalau tidak mereka akan melakukan dugaan tindakan baik itu kekerasan maupun secara verbal," kata Agustinus dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Baca Juga

Agustinas menjelaskan korban yang merupakan siswa pindahan mengalami perundungan sejak pertama kali bersekolah di SMA swasta tersebut. Adapun puncak perundungan terjadi pada 30 dan 31 Januari 2024.