Selasa 17 Sep 2024 22:38 WIB

Ratusan Pager Meledak Sekaligus di Lebanon, Ulah Israel?

Delapan meninggal dan ribuan terluka akibat pager yang meledak.

Red: Fitriyan Zamzami
Petugas memeriksa sisa-sisa mobil yang terbakar akibat serangan Israel di kota pelabuhan selatan Sidon, Lebanon, Senin (26/8/2024).
Foto: AP Photo/Mohammed Zaatari
Petugas memeriksa sisa-sisa mobil yang terbakar akibat serangan Israel di kota pelabuhan selatan Sidon, Lebanon, Senin (26/8/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Ratusan penyeranta alias pager meledak secara bersamaan di Lebanon. Setidaknya delapan orang tewas dan 2.750 lainnya luka-luka setelah ledakan ratusan pager di Lebanon tersebut, menurut menteri kesehatan negara itu, Firass Abiad.

Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mojtaba Amani, termasuk di antara mereka yang terluka pada Selasa akibat ledakan pager, kantor berita Iran Mehr melaporkan.

Baca Juga

Seorang pejabat Hizbullah, yang berbicara tanpa mau disebutkan namanya, mengatakan pada Aljazirah bahwa ledakan pager tersebut adalah “pelanggaran keamanan terbesar” yang dialami kelompok tersebut dalam hampir satu tahun serangan lintas perbatasan dengan Israel yang terjadi hampir setiap hari.

Belum ada komentar langsung dari militer Israel. Koresponden Aljazirah, melaporkan dari Beirut, mengatakan tampaknya perangkat tersebut diretas dan diledakkan dalam serangan terkoordinasi, yang mencerminkan “perkembangan besar” dalam permusuhan antara Israel dan kelompok Lebanon yang didukung Iran.