REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Forum Ekonomi Internasional ke-16, Rusia - Dunia Islam: Kazan Forum, akan digelar pada 13 – 18 Mei 2025 di Kazan, Republik Tatarstan, Federasi Rusia, untuk memperkuat hubungan perdagangan, ekonomi, ilmiah, teknis, pendidikan, sosial dan budaya antara Moskow dan negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
Menurut keterangan tertulis dari Kazan Forum di Jakarta, Senin (25/3/2025), para peserta forum itu adalah pakar terkemuka dari dunia Islam, perwakilan organisasi internasional, misi diplomatik nasional, ulama Islam, wakil badan pemerintah, lembaga keuangan, bisnis internasional, anggota parlemen, investor, dan wirausahawan, serta pemimpin perusahaan media dan media.
Disebutkan bahwa interaksi antara Indonesia dan Rusia merupakan isu penting bagi para peserta Kazan Forum 2025. Kerja sama kedua negara di bidang perdagangan, misalnya, mencatat omset perdagangan sebesar 3,5 – 4 miliar dolar (Rp65,1 triliun) pada 2024 sedangkan jumlah investasi Rusia di Indonesia mencapai 210 juta dolar (Rp3,4 triliun).
Kerja sama lainnya yaitu perjanjian mengenai zona perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eurasia (EAEU) yang diharapkan akan ditandatangani pada 2025 dan kompleks penyulingan minyak bersama dengan Rusia yang pembangunannya sedang berlangsung di kota Tuban, Jawa Timur.
Keterangan pers Kazan Forum itu lebih lanjut menyatakan bahwa perkembangan proyek kerja sama tersebut dapat diketahui dalam perlehatan yang akan diselenggarakan pada Mei 2205 itu.
Disebutkan juga bahwa keanggotaan penuh Indonesia dalam BRICS dapat membantu mengembangkan hubungan di sektor energi dan mempromosikan kepentingan negara-negara Dunia Selatan.