Rabu 26 Feb 2025 17:32 WIB

Prudential Syariah Dorong Literasi Keuangan di Kalangan Anak Muda

Tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 39,11 persen.

Prudential Syariah mengedukasi mahasiswa akan potensi keuangan syariah.
Foto: Dok Republika
Prudential Syariah mengedukasi mahasiswa akan potensi keuangan syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan literasi keuangan syariah bagi anak muda, termasuk asuransi syariah, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) berpartisipasi dalam kegiatan Marketing Insight Seminar and Training (MIST) ke-21. MIST adalah ajang kompetisi pemasaran antarmahasiswa terbesar di Indonesia dan bertaraf internasional, yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) pada 20-21 Februari di Kampus UI Depok. 

Selain mengedukasi ratusan mahasiswa akan potensi keuangan syariah dan pentingnya perlindungan finansial berbasis syariah di Indonesia, Prudential Syariah juga turut menyediakan sesi konsultasi karir bersama tim Human Resources (HR) Prudential Syariah, serta kegiatan Drop Curriculum Vitae (CV) bagi para mahasiswa. 

Baca Juga

Prudential Syariah berharap dapat membuka peluang bagi talenta muda untuk membangun karir dan berkarya di industri keuangan syariah dengan lingkungan kerja yang inovatif dan berdampak. 

Sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi keuangan syariah yang sangat besar. Sayangnya, tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia masih perlu ditingkatkan. 

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2024, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 39,11 persen. Sementara tingkat inklusi keuangan syariah mencapai 12,88 persen. Ini menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam pemahaman dan pemanfaatan layanan keuangan syariah. 

Sebagai pemimpin di industri asuransi syariah di Indonesia2, Prudential Syariah berkomitmen untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia, khususnya bagi anak muda melalui berbagai inisiatif seperti kolaborasi dengan universitas dan perguruan tinggi. 

Partisipasi Prudential Syariah pada ajang kompetisi pemasaran bergengsi bagi anak muda di MIST ke-21 ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk memperkenalkan konsep keuangan syariah kepada generasi muda. "Selain itu, kami ingin membuka wawasan anak muda Indonesia tentang pentingnya perencanaan keuangan dan proteksi yang sesuai dengan prinsip syariah. Prudential Syariah ingin mengajak generasi muda untuk melihat asuransi syariah bukan hanya sebagai solusi perlindungan finansial, tetapi juga sebagai langkah untuk bertumbuh menuju hidup yang lebih baik," kata Head of Marketing, Customer and Corporate Communication Prudential Syariah Adhi Nugraha Sugiharto, melalui keterangan pada Rabu (26/2/2025).

Data menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya asuransi semakin meningkat, termasuk di kalangan Gen Z. Survei Populix mencatat bahwa 73 persen dari 1.000 responden menganggap asuransi kesehatan sebagai hal penting, dengan asuransi kesehatan (80 persen), asuransi jiwa (55 persen), asuransi pensiun (35 persen), dan asuransi pendidikan (35 persen) menjadi pilihan utama masyarakat. 

Bahkan, terdapat peningkatan 45–50 persen dalam pembelian asuransi jiwa oleh generasi muda. Tren ini sejalan dengan pertumbuhan investasi halal yang juga semakin diminati secara global, terutama di kalangan anak muda, sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. 

Memahami tren tersebut, Prudential Syariah terus berinovasi dengan strategi digital untuk mendorong edukasi keuangan syariah, khususnya bagi generasi muda. Melalui pemanfaatan teknologi digital, Prudential Syariah berupaya meningkatkan pemahaman serta keterlibatan generasi muda dalam perlindungan finansial berbasis syariah, sehingga asuransi syariah dapat menjadi pilihan utama dalam perencanaan keuangan mereka di masa depan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement