Kamis 27 Feb 2025 12:52 WIB

Amorim Lega 10 Pemain MU Raih Kemenangan Penting atas Ipswich

MU mengalahkan Ipswich Town 3-2 dengan 10 pemain.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Pemain Manchester United Harry Maguire merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Stadion Old Trafford, Manchester, Kamis, 27 Februari 2025 WIB.
Foto: AP Photo/Dave Thompson
Pemain Manchester United Harry Maguire merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Stadion Old Trafford, Manchester, Kamis, 27 Februari 2025 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Manchester United (MU) Ruben Amorim mengacungi jempol atas kesediaan timnya untuk menderita demi mengamankan kemenangan penting 3-2 atas Ipswich Town dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Kamis (27/2/2025) dini hari WIB.

MU bangkit dari kebobolan gol pembuka yang ceroboh untuk memimpin 2-1 di Old Trafford sebelum Patrick Dorgu dikeluarkan beberapa saat menjelang babak pertama berakhir. Ipswich menyamakan kedudukan sebelum turun minum di tengah hujan deras di Old Trafford.

Baca Juga

Tim tamu memiliki waktu satu babak penuh untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, tetapi United berusaha keras mengamankan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi Liga Primer. Harry Maguire tampil sebagai penyelamat lewat golnya pada awal babak kedua.

"Hari ini saya tidak frustrasi," kata Amorim kepada wartawan. "Kami mengendalikan permainan dan sejak menit pertama saya merasa para pemain berusaha menyuguhkan penampilan terbaik dan kami berhasil mencetak dua gol."

Ia mengatakan, pengusiran Dorgu itu sedikit mengubah permainan. Namun, kata dia, semangat juang yang ditunjukkan para penggawa Setan Merah dan dukungan para penggemar sangat membantu.

"Kami sepenuhnya pantas mendapatkan tiga poin. Ada beberapa momen yang sangat sulit, tetapi itu wajar dalam setiap profesi, Anda perlu menderita. Sangat sulit bagi saya untuk bermain seperti yang kami lakukan di babak kedua. Saya merasa para pemain terkadang lebih nyaman bermain dengan blok rendah," ujarnya.

Amorim kurang senang dengan cara penyerang muda Alejandro Garnacho menangani pergantian pemain agar United dapat menurunkan lebih banyak pemain bertahan di lapangan setelah Dorgu dikeluarkan. Pemain Argentina itu langsung menuju lorong, daripada bergabung dengan rekan satu timnya di bangku cadangan.

"Cuacanya dingin, basah, dan hujan," tambah Amorim. "Masalahnya adalah kami akan lebih banyak bermain dengan formasi 5-3-1, lalu kami melakukan pergantian pemain, kami harus memilih seseorang untuk keluar," kata dia menjelaskan.

Amorim mengatakan, ia harus memikirkan tentang bola mati dan menarik Garnacho menjadi pilihannya. Terkait respons sang pemain, Amorim mengaku akan berbicara dengan pemain timnas Argentina tersebut.

"Anda dapat bertanya kepada saya pada konferensi pers berikutnya," kata Amorim. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement