Kamis 27 Feb 2025 13:07 WIB

Pemkot Cirebon Sambut Positif Digitalisasi Transaksi UMKM

Aplikasi digital diharap membantu perkembangan usaha kecil.

Pelatihan pencatatan digital kepada ratusan UMKM yang ada di Kota Cirebon
Foto: Dok Republika
Pelatihan pencatatan digital kepada ratusan UMKM yang ada di Kota Cirebon

REPUBLIKA.CO.ID,CIREBON -- Aplikasi kasir digital Kantong UMKM mulai merambah para pengusaha UMKM di Kota Cirebon, Jawa Barat. Setelah sebelumnya aplikasi ini juga sudah banyak digunakan para pengiat UMKM di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang Selatan, Banten.

PLT Kadis Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Pendagangan dan Perindustrian Kota Cirebon Handi Soegianto menyambut baik kehadiran aplikasi digital tersebut dan berharap dapat membantu perkembangan usaha kecil di Kota Cirebon.

Baca Juga

“Pelatihan digitalisasi ini sangat bagus untuk perkembangan usaha kecil menengah dan UMKM. Alhamdulillah dengan pelatihan dan luar biasa respon dari UMKM yang hadir,” ujar Handi, saat membuka seminar pelatihan dan pendampingan pencatatan digital kepada ratusan UMKM yang ada di Kota Cirebon.

Handi menyakini pelatihan ini akan sangat bermanfaat luar biasa mengingat pertumbuhan UMKM sangat pesat. Data pertumbuhan UMKM di 2023 ini ada sebesar 5%. (1:04) jumlah ini meningkat di tahun 2024 dimana kenaikan pertumbuhan di angka 7,04%. UMKM di Kota Cirebon ini tercatat di kita sekitar sekitar 4 ribuan lebih dan Industri Kecil Menengah (IKM) sekitar 1.600 lebih serta PKL sekitar 2 ribuan.

“Ini luar biasa, pertumbuhan di Kota Cirebon, sangat bagus. Karena itu saya sekali lagi menyambut baik adanya pelatihan dan kasir digital, ini pasti bermanfaat besar buat UMKM,” tegasnya.

Pemberian pelatihan pendampingan pencatatan digital merupakan kerjasama antara PT Trans Digital Cemerlang (TDC) dengan trainer UMKM Adha Wahyudi yang biasa dipanggil Coach Adha. Adha yang memimpin Asa Academy mengatakan bagi setiap pemilik UMKM, pencatatan transaksi digital seperti aplikasi Kantong UMKM bukan hanya sebagai kewajiban tapi kunci kelangsungan dan perkembangan bisnis.

Perwakilan PT Trans Digital Cemerlang (TDC) Ian Hutabarat memastikan kehadiran aplikasi Kantong UMKM di Kota Cirebon dapat membuat transaksi menjadi mudah, aman dan terpantau. Ia mengatakan aplikasi ini hadir sebagai aplikasi Point Of Sales (POS) sederhana berbasis Android yang menekankan pada kecepatan dan kemudahan dari sisi pengguna.

“Keunggulan dari aplikasi ini adalah biaya aplikasi gratis, transaksi cepat dan tepat kurang dari satu menit. Aktivasi pembayaran melalui QRIS maksimal H+2 registrasi dan Kantong UMKM menggunakan QRIS dinamis dengan waktu tunggu 2 menit, transaksi nya,” ujarnya.

Ian menambahkan fitur ini juga memudahkan pengguna untuk merubah atau menambahkan info mengenai harga produk. Begitu juga nota pembayaran otomatis akan keluar setelah transaksi berhasil di bayar.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement