Jumat 28 Feb 2025 12:02 WIB

PLN Siapkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Begini Cara Mengajukannya

Promo diskon tambah daya berlaku mulai 22 Februari 2025 hingga 1 Maret 2025.

Warga memasukkan pulsa token listrik di salah satu indekos di kawasan Sunter Jaya, Jakarta, Senin (19/7/2021). PLN memberikan diskon tambah daya 50 persen.
Foto: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Warga memasukkan pulsa token listrik di salah satu indekos di kawasan Sunter Jaya, Jakarta, Senin (19/7/2021). PLN memberikan diskon tambah daya 50 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) memberikan diskon sebesar 50 persen kepada pelanggan yang ingin tambah daya jelang Ramadhan 2025 ini. Diskon tambah daya 50 persen untuk seluruh pelanggan di semua golongan tarif dan tambahan diskon 50 persen khusus pelanggan rumah ibadah melalui program "Menyambut Ramadhan 2025".

Promo berlaku mulai 22 Februari 2025 hingga 1 Maret 2025. Pelanggan cukup melakukan satu kali transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik via aplikasi PLN Mobile.

Baca Juga

Promo ini diperuntukkan bagi pelanggan tegangan rendah semua golongan tarif 1 fasa mulai daya 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA dan 3 fasa dari 6.600 VA hingga 13.200 VA.

PLN menyatakan program ini merupakan langkah perseroan dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan kali ini.

Saat Ramadhan kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat. Oleh karenanya, PLN kembali menghadirkan produk layanan "Menyambut Ramadhan 2025".

Promo menyambut Ramadhan 2025 ini hanya berlaku untuk pelanggan PLN yang telah terdaftar sebelum 31 Januari 2025.

Setelah melakukan transaksi pembelian token (prabayar) atau pembayaran tagihan listrik (pascabayar) melalui PLN Mobile, pelanggan secara otomatis akan mendapatkan e-voucher tambah daya di menu "Reward" aplikasi tersebut dan juga melalui email yang terdaftar.

Selanjutnya, pelanggan dapat mengajukan tambah daya melalui PLN Mobile, loket atau kantor layanan PLN dengan memanfaatkan e-voucher tersebut.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement