Jumat 14 Mar 2025 16:18 WIB

Menteri Karding Lapor Presiden Prabowo Ingin Kirim PMI ke Arab Saudi

Saat ini, pengiriman PMI ke Arab Saudi dimoratorium dan akan dicabut.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia P2MI) Abdul Kadir Karding di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Foto: Republika.co.id
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia P2MI) Abdul Kadir Karding di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (14/3/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (14/3/2025). Karding mengaku, bakal melaporkan pembentukan Desk Perlindungan Pekerja Migran di bawah Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) dan rencana pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke Timur Tengah.

"Pertama telah dibentuk Desk Perlindungan Pekerja Migran, kedua tentang rencana kita untuk membuka kerja sama dengan Arab Saudi. Kita ketahui selama ini sedang ada proses moratorium," kata Karding kepada awak media sebelum rapat dengan Presiden Prabowo.

Baca Juga

Menurut dia, kebijakan moratorium kalau dibuka lebih cepat maka menjadi lebih baik karena potensinya besar. Adapun tentang Desk Perlindungan Pekerja Migran, kata Karding, pemerintah ingin memperkuat perlindungan PMI di berbagai negara.

"Kami oleh Menko Pulkam jadi leader di situ maka target kita karena ini perlindungan maka kita akan memperbaiki tata kelolanya. Kedua akan tentu meminimalisasi kejadian kekerasan, human traficking yang terjadi di luar negeri," ucap Karding.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement