
Sabtu , 20 Jul 2019, 02:22 WIB
Proyektil Korban Kerusuhan 22 Mei Berasal Dari Senjata Glock

Selasa , 09 Jul 2019, 22:17 WIB
Polda Sambut Baik Hasil Investigasi Amnesty Internasional

Selasa , 09 Jul 2019, 20:49 WIB
Amnesty: Kapolda Janji Sidangkan Brimob Lakukan Penyiksaan

Selasa , 09 Jul 2019, 04:50 WIB
Polri: Penembak Harun Al Rasyid Gunakan Glock 42

Rabu , 03 Jul 2019, 17:06 WIB
Soal Kasus Kericuhan Mei, Wiranto: Tanyakan ke Polri

Selasa , 02 Jul 2019, 16:56 WIB
Investigasi Ricuh Mei Hampir Usai, Tapi Belum Tahu Dalangnya

Jumat , 28 Jun 2019, 20:27 WIB
In Picture: Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Sambangi Komnas HAM

Kamis , 27 Jun 2019, 12:43 WIB
Kapolres Sebut Mayoritas Massa dari Luar Jakarta

Rabu , 26 Jun 2019, 20:37 WIB
Polda Jabar Tangkap Warga Cirebon Terkait Rusuh 21-22 Mei

Rabu , 26 Jun 2019, 17:38 WIB
Komnas HAM Independen Selidiki Kericuhan 21-22 Mei

Rabu , 26 Jun 2019, 00:06 WIB
Disebut Amnesty Lakukan Pelanggaran HAM, Ini Jawaban Polri

Selasa , 25 Jun 2019, 16:07 WIB
Amnesty: Polisi Lakukan Pelanggaran HAM Saat Kericuhan Mei

Kuasa Hukum Minta Kasus Soenarko Dihentikan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Firma Hukum Advokat Senopati 08 meminta Bareskrim Polri tak cuma membebaskan Mayjen (Purn) Soenarko dari penahanan. Salah satu pengacara tim tersebut, Ferry Firmanurwahyu mendesak Polri agar membebaskan mantan Danjen Kopassus itu dari segala tuduhan. Soenarko masih bertahan pada pengakuan tak bersalah melakukan upaya makar, pun dalam kasus penyeludupan senjata api ilegal.“Kita meminta, bukan hanya ditangguhkan penahanannya....

Rabu , 19 Jun 2019, 17:57 WIB
Uji Balistik Belum Simpulkan Jenis Senjata Terkait 21-22 Mei

Selasa , 18 Jun 2019, 21:42 WIB
Kivlan Zen akan Polisikan Iwan Kurniawan

Senin , 17 Jun 2019, 18:06 WIB
Polisi Temukan Lima TKP Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei

Sabtu , 15 Jun 2019, 08:22 WIB
Wiranto Bersyukur Lewati Masa Kritis pada 22 Mei

Sabtu , 15 Jun 2019, 03:24 WIB
Menhan Sambut Baik Pembentukan Tim Usut Kerusuhan 21-22 Mei

Jumat , 14 Jun 2019, 19:29 WIB
Said Aqil Sebut Tim Independen Kasus 22 Mei tidak Perlu

Kamis , 13 Jun 2019, 18:40 WIB
Wiranto: Komnas Ham Dilibatkan Usut Kerusuhan 21-22 Mei

Kamis , 13 Jun 2019, 13:46 WIB
Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Makar Sofyan Jacob

Kamis , 13 Jun 2019, 13:40 WIB
Kapolri: Polri tak Sebut Kivlan Zen Sebagai Dalang Kerusuhan

Kamis , 13 Jun 2019, 12:28 WIB
Dua Tim Polri Selidiki Kasus 21-22 Mei

Rabu , 12 Jun 2019, 17:15 WIB
Kasus Kivlan Zen Difokuskan ke Masalah Senjata Api Ilegal

Rabu , 12 Jun 2019, 16:30 WIB
Aktor Kerusuhan Diharap tak Dikaitkan Korps

Amnesty Kecewa dengan Polisi Atas Penjelasan Ricuh 21-22 Mei
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Amnesty International menyebut Penjelasan Kepolisian Republik Indonesia terkait aksi kekerasan 21-22 Mei lalu tidak menyeluruh. Amnesty menilai polisi gagal mengungkap fakta sembilan korban tewas dalam peristiwa tersebut.“Sangat mengecewakan melihat bahwa alih-alih menunjukkan perkembangan penyidikan tentang sebab musabab korban yang tewas dan pelaku yang harus bertanggungjawab, narasi yang dapat berkembang dari konferensi pers hari ini malah mengarah...

Senin , 03 Jun 2019, 20:05 WIB
Keluar dari Tahanan Polda Metro, Lieus: Saya Happy

Senin , 03 Jun 2019, 19:08 WIB
Penahanan Tersangka Makar Lieus Sungkharisma Ditangguhkan

Ahad , 02 Jun 2019, 20:46 WIB
Kontras: Polisi Harus Transparan Usut Tragedi 21-22 Mei

Jumat , 31 May 2019, 06:54 WIB
Mien Uno Sampaikan Keprihatinan atas Tragedi 22 Mei

Jumat , 31 May 2019, 06:38 WIB
Amien: Pejuang Kebenaran Biasa Berurusan dengan Aparat

Kamis , 30 May 2019, 21:27 WIB
In Picture: Polisi Menahan Mantan Kaskostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen

Kamis , 30 May 2019, 18:46 WIB
Ingatkan Jangan Rusuh, Menhan: Jangan Sampai TNI yang Turun

Kamis , 30 May 2019, 17:40 WIB
BPN akan Laporkan Aktivis yang Tuding Prabowo Dalang Ricuh

Kamis , 30 May 2019, 16:41 WIB