
Kamis , 18 Aug 2016, 07:31 WIB
Sinyal Bahaya untuk Presiden Jokowi?

Jumat , 29 Jul 2016, 01:57 WIB
Daya Pikat Sri Mulyani

Kamis , 21 Jul 2016, 07:27 WIB
Ancaman (dari dan untuk) Erdogan

Kamis , 30 Jun 2016, 17:51 WIB
Kongkalikong dengan Pengemplang Pajak

Rabu , 08 Jun 2016, 21:12 WIB
Makna Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat Kecil

Kamis , 05 May 2016, 00:11 WIB
Pornografi di Facebook

Jumat , 26 Feb 2016, 19:09 WIB
Mafia Sepak Bola Itu Memang Ada

Kamis , 24 Dec 2015, 15:07 WIB
Ahok Pun 'Mencuri' Start

Rabu , 16 Dec 2015, 21:46 WIB
Mari Membela Warsito Purwo Taruno

Selasa , 08 Dec 2015, 05:30 WIB
Salut untuk Sigit Priadi

Ahad , 08 Nov 2015, 19:03 WIB
Pelecehan oleh Raffi Ahmad

Rabu , 21 Oct 2015, 08:08 WIB
Wartawan dan Media Abal-Abal

Biaya Abonemen Pun Perlu ’Dikepret’
Oleh: Arif SupriyonoWartawan Republika Saat itu, pertengahan 1994, menjelang rapat dengar pendapat antara direksi PT Telkom dengan Komisi V DPR yang antara lain membidangi sektor telekomunikasi. Seorang wartawan terlihat menemui anggota Komisi V DPR di luar ruang rapat. Mereka berbincang sesaat. Sang wartawan lalu menyerahkan selembar kertas berisi catatan dan sepertinya langsung dibaca anggota dewan tadi. Kertas itu lantas dilipat...

Rabu , 29 Jul 2015, 21:21 WIB
Pemimpin Tercela

Jumat , 10 Jul 2015, 09:45 WIB
Hidup Politik Dinasti!!!

Jumat , 03 Jul 2015, 09:10 WIB
LGBT

Jumat , 26 Jun 2015, 18:49 WIB
Logika Sesat DPR Kita

Kamis , 18 Jun 2015, 15:37 WIB
Ktut Pun Mengritik Menteri Agama

Jumat , 12 Jun 2015, 15:57 WIB
Ke Mana Moncong Nuklir Iran akan Mendarat?

Selasa , 02 Jun 2015, 20:57 WIB
Nestapa Rohingya dan Keras Kepala Myanmar

Sabtu , 23 May 2015, 13:10 WIB
Kontroversi di Balik Sembilan Perempuan

Jumat , 15 May 2015, 11:34 WIB
Menyamakan Penanggalan NU-Muhammadiyah

Selasa , 05 May 2015, 15:14 WIB
Tak Lagi Ingin Berhaji

Jumat , 24 Apr 2015, 18:46 WIB
Tata Cara Feodal dalam Pemilihan Rektor

Selasa , 21 Apr 2015, 17:20 WIB
Menimbang Nasib Sepak Bola Indonesia, Bangkit atau Tenggelam?

Relawan (tanpa) Pamrih
Oleh: Arif SupriyonoWartawan RepublikaDua orang anak muda sedang berdialog serius di sebuah poskamling. Saya yang bersama beberapa orang baru saja selesai kumpul-kumpul, dan masih di situ, ikut mendengarkan dialog menarik tersebut. “Kamu jangan marah tak karuan juntrungannya begitu. Masak saat pertemuan karang taruna dengan Pak Kades, kamu malah memakinya. Tahan dirilah, Budi,” kata pria berambut ikal, yang kemudian saya...

Sabtu , 21 Mar 2015, 07:07 WIB
Jangan Biarkan ISIS Berkembang di Tanah Air

Selasa , 17 Mar 2015, 07:24 WIB
Roger Milla dan Harga Diri Sepak Bola Indonesia

Ahad , 15 Mar 2015, 14:02 WIB
Tahun Kenaikan

Kamis , 05 Mar 2015, 16:19 WIB
Jokowi pun tak Berdaya

Kamis , 26 Feb 2015, 06:52 WIB
Saat Menteri Jonan 'Masuk Angin'

Sabtu , 14 Feb 2015, 21:12 WIB
Mengapa Jokowi tak Semenarik Dahulu?

Ahad , 14 Dec 2014, 02:28 WIB
Menyatukan Kata dan Perbuatan

Kamis , 13 Nov 2014, 02:41 WIB
Mengosongkan Kolom Agama di KTP

Jumat , 31 Oct 2014, 05:01 WIB