
Rabu , 15 May 2019, 13:26 WIB
Orang Tua Siswa Minta Sri Lanka Buka Kembali Sekolah

Rabu , 15 May 2019, 11:10 WIB
Sri Lanka Perpanjang Jam Malam

Selasa , 14 May 2019, 03:41 WIB
Anti-Muslim Meluas, Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Nasional

Senin , 13 May 2019, 05:25 WIB
Sri Lanka Berlakukan Jam Malam Setelah Penyerangan Masjid

Senin , 13 May 2019, 05:09 WIB
Beberapa Masjid di Sri Lanka Diserang Akibat Ejekan Medsos

Sabtu , 11 May 2019, 13:48 WIB
Pastikan Pelaku Pengeboman, Sri Lanka Setujui Tes DNA

Sabtu , 11 May 2019, 09:40 WIB
Militer Sri Lanka Klaim Berhasil Cegah Serangan Susulan

Rabu , 08 May 2019, 23:13 WIB
Kian Memanas, Kompleks Pertokoan Muslim Sri Lanka Dibakar

Rabu , 08 May 2019, 10:31 WIB
Presiden Sri Lanka Sebut Negaranya Sudah Aman

Rabu , 08 May 2019, 01:46 WIB
Otoritas Sri Lanka Sebut Aset Teroris telah Dibekukan

Selasa , 07 May 2019, 23:22 WIB
Dampak Aksi Terorisme, Wisatawan Hindari Kunjungi Sri Lanka

Selasa , 07 May 2019, 16:49 WIB
Jumlah Wisatawan Asing di Sri Lanka Turun Pascabom

Gereja Sri Lanka Serukan Perdamaian Antarkelompok Agama
REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO — Kepala Gereja Katolik Sri Lanka, Kardinal Malcolm Ranjith meminta agar ketegangan di negara itu segera diredam pada Senin (6/5). Seruan itu muncul setelah terjadinya konflik antara kelompok sporadis Kristen dan Muslim di wilayah utara Ibu Kota Kolombo. Konflik tersebut menjadi kasus kekerasan pertama yang terjadi sejak Sri Lanka dilanda serangan bom besar-besaran yang terjadi di tiga gereja...

Jumat , 03 May 2019, 21:14 WIB
Sri Lanka Siaga Tinggi Antisipasi Serangan Susulan

Jumat , 03 May 2019, 05:41 WIB
Uskup Sri Lanka Sebut ada Ancaman Baru Serangan ke Gereja

Kamis , 02 May 2019, 17:58 WIB
Penutupan Tempat Ibadah di Sri Lanka Diperpanjang

Kamis , 02 May 2019, 13:27 WIB
Sri Lanka Rilis Nama Pelaku Serangan Bom

Kamis , 02 May 2019, 05:25 WIB
Cina Pastikan Enam Warganya Korban Bom Sri Lanka

Kamis , 02 May 2019, 02:51 WIB
AS Ingatkan Kelompok Militan Sri Lanka Bisa Menyerang Lagi

Rabu , 01 May 2019, 15:40 WIB
Presiden Sri Lanka: Dalang Pengeboman Orang Asing

Rabu , 01 May 2019, 08:29 WIB
Ini Tanggapan Muslimah Sri Lanka tentang Larangan Cadar

Selasa , 30 Apr 2019, 17:43 WIB
Sri Lanka Waspadai Serangan Bom Jelang Ramadhan.

Selasa , 30 Apr 2019, 16:01 WIB
Sri Lanka Cabut Larangan Media Sosial

Selasa , 30 Apr 2019, 15:52 WIB
Sri Lanka Masih Siaga Tinggi Jelang Ramadhan

Selasa , 30 Apr 2019, 15:30 WIB
Sri Lanka Terima Ancaman Serangan Ekstremis Jelang Ramadhan

Muslim Sri Lanka Dukung Larangan Penutup Wajah
REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Pihak berwenang Sri Lanka melarang penggunaan penutup wajah termasuk cadar. Keputusan tersebut berada di bawah undang-undang darurat yang diberlakukan setelah serangkaian serangan bom pada hari Paskah 21 April lalu yang menewaskan lebih dari 250 orang. Larangan mulai berlaku Senin (29/4) dan meliputi segala penutup wajah termasuk cadar, burka, niqab, helm, atau masker."Perintah presiden untuk melarang semua...

Senin , 29 Apr 2019, 10:26 WIB
Sri Lanka Terima Tawaran AS Selidiki Serangan Bom

Senin , 29 Apr 2019, 09:44 WIB
Ayah dan Saudara Pengebom Sri Lanka Tewas dalam Baku Tembak

Senin , 29 Apr 2019, 09:19 WIB
Polisi Sri Lanka Gerebek Markas National Thawheed Jammath

Senin , 29 Apr 2019, 07:42 WIB
Sri Lanka Larang Muslimah Gunakan Penutup Wajah

Ahad , 28 Apr 2019, 23:33 WIB
Polisi Sri Lanka Tangkap 100 Terduga Pelaku Teror Bom

Ahad , 28 Apr 2019, 22:38 WIB
Kepala Kepolisian Sri Lanka Tolak Mundur

Ahad , 28 Apr 2019, 17:23 WIB
Terduga Pelaku Bom Sri Lanka Diindoktrinasi di India

Ahad , 28 Apr 2019, 17:03 WIB
Bom Sri Lanka Seharusnya tak Digunakan untuk Mengusik Muslim

Ahad , 28 Apr 2019, 14:47 WIB