
Senin , 19 Sep 2022, 21:30 WIB
Ribuan Gapoktan di Jateng Terima Bansos

Selasa , 13 Sep 2022, 22:36 WIB
Gapoktan Wana Tani Lestari Wonosobo Raih Penghargaan KEP Tingkat Nasional

Jumat , 15 Jul 2022, 19:35 WIB
Pemkab Kebumen Salurkan Puluhan Alat dan Mesin Pertanian pada Gapoktan

Ahad , 12 Dec 2021, 00:14 WIB
Belajar Pemberdayaan Petani dari Gapoktan Karya Tani Desa Cimerang KBB

Kamis , 23 Sep 2021, 07:13 WIB
Penyerapan Beras Oleh Bulog Tembus 1 Juta TonĀ

Selasa , 13 Apr 2021, 15:26 WIB
Cadangan Beras Kota Yogyakarta Terealisasi 26 Persen

Jumat , 12 Mar 2021, 20:28 WIB
Penuhi Kebutuhan Air Baku Daerah Kepulauan

Jumat , 30 Oct 2020, 15:08 WIB
Petani Kulon Progo Diminta Segara Isi e-RDKK Pupuk Subsidi

Selasa , 28 Jul 2020, 06:40 WIB
Gandeng Perhutani, Kemenkop Siapkan 10 Pilot Project Pangan
Ahad , 05 Jul 2020, 10:50 WIB
Gapoktan PUPM Lampung Tengah Pasarkan Beras ke Luar propinsi

Senin , 03 Dec 2018, 22:50 WIB
Pasokan Sayur Mayur Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Rabu , 14 Nov 2018, 21:56 WIB
BKP Kementan Lanjutkan Penanganan Stunting pada 2019

Kementan Dorong Kelompok Tani Bentuk Korporasi
REPUBLIKA.CO.ID, LEMBANG -- Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian tengah mendorong terbentuknya korporasi petani melalui Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP). Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari pemberdayaan petani. Upaya yang dilakukan dengan memberikan penyuluhan, pendidikan, pelatihan. Kepala BPPSDMP, Momon Rusmono mengatakan saat ini jumlah KEP dalam bentuk koperasi dan PT hanya sebesar 1,08 persen. Jumlah tersebut terbilang kecil...