
Senin , 13 Jan 2020, 22:43 WIB
Saran Pakar Jepang Buat Indonesia Jika Ingin Hadapi China

Ahad , 12 Jan 2020, 08:16 WIB
Kapal China yang Bertahan di Natuna akan Ditangkap

Jumat , 10 Jan 2020, 23:41 WIB
ACT Ajak Masyarakat Dukung Pemerintah Jaga Natuna

Jumat , 10 Jan 2020, 17:59 WIB
Sinyal dari Prabowo: China Bisa Ikut Eksploitasi ZEE Natuna

Jumat , 10 Jan 2020, 17:32 WIB
Andika: TNI AD Siap Laksanakan Kebijakan Jaga Natuna

Jumat , 10 Jan 2020, 09:44 WIB
TNI AL: Kapal Coast Guard Cina Boleh Lintas Damai di ZEE Indonesia

Jumat , 10 Jan 2020, 05:04 WIB
Ingin Tenang Selesaikan Pelanggaran Natuna, Menhan Dipuji

Kamis , 09 Jan 2020, 17:47 WIB
In Picture: Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020

Kamis , 09 Jan 2020, 14:33 WIB
Menggiring Nelayan Pantura ke Natuna

Rabu , 08 Jan 2020, 00:30 WIB
Rabu Jokowi ke Natuna, TNI: Kapal Cina Masih Tetap Posisinya

Selasa , 07 Jan 2020, 19:35 WIB
Mahfud: Pengusaha Siap Tampung Tangkapan Nelayan Natuna

Senin , 06 Jan 2020, 23:52 WIB
Panglima Kodam: Prajurit Siap Bantu Personel di Natuna

PBNU: Meski China Investor Besar, Pemerintah Jangan Lembek
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. KH. Said Aqil Siraj menyatakan, sikap pemerintah harus tegas dalam menyikapi konflik di Laut Natuna. NU akan mendukung sikap tegas Pemerintah RI terhadap China. "Meskipun China merupakan investor terbesar ketiga di Indonesia, NU meminta Pemerintah RI tidak lembek dan tidak menegosiasikan perihal kedaulatan teritorial dengan kepentingan ekonomi. Keutuhan dan...

Senin , 06 Jan 2020, 17:41 WIB
Mahfud Tegaskan tak Ada Diplomasi untuk Natuna

Senin , 06 Jan 2020, 17:01 WIB
Kapal Maling Ikan di Natuna Dulu Ditangkap, Kini Cuma Diusir

Senin , 06 Jan 2020, 16:53 WIB
Soal Natuna, Mahfud: Kita tak Ada Konflik dengan China

Senin , 06 Jan 2020, 15:32 WIB
Legislator: Persoalan Natuna Menyangkut Kedaulatan Negara

Senin , 06 Jan 2020, 15:21 WIB
Gerindra Bantah Prabowo Lembek Soal Natuna

Senin , 06 Jan 2020, 15:09 WIB
Soal Natuna, Jokowi: Kedaulatan Negara tak Bisa Ditawar

Senin , 06 Jan 2020, 07:46 WIB
Yahya Staquf: Rusia Caplok Crimea karena Ukraina Lemah

Senin , 06 Jan 2020, 07:05 WIB
Kapal China Seperti tak Takut Langgar Perairan RI

Sabtu , 04 Jan 2020, 13:46 WIB