
Rabu , 17 Jan 2024, 08:17 WIB
Menlu Saudi: Tak Ada Tanda Tujuan Israel dalam Perang di Gaza Tercapai

Rabu , 17 Jan 2024, 05:30 WIB
Kapal AS dan Inggris Mulai Jadi Target Houthi

Selasa , 16 Jan 2024, 23:36 WIB
Qatar Desak Solusi Diplomatik Atasi Konflik di Laut Merah

Selasa , 16 Jan 2024, 20:15 WIB
Houthi Serang Kapal Kargo AS dengan Rudal Balistik

Selasa , 16 Jan 2024, 14:18 WIB
QatarEnergy Tahan Pengiriman Lewat Laut Merah

Selasa , 16 Jan 2024, 14:05 WIB
Rudal Houthi Serang Kapal Kargo Milik AS di Laut Merah

Selasa , 16 Jan 2024, 08:00 WIB
Kelompok Houthi Nyatakan Siap Perang Terbuka dengan AS

Senin , 15 Jan 2024, 14:40 WIB
Serangan Lanjutan AS - Inggris ke Yaman Sasar Gunung Jida'

Senin , 15 Jan 2024, 14:23 WIB
Cina: Ketegangan di Laut Merah Efek dari Perang Gaza

Senin , 15 Jan 2024, 14:07 WIB
Pesawat AS Tembak Jatuh Rudal Jelajah Houthi

Senin , 15 Jan 2024, 12:38 WIB
Hizbullah: Laut Merah Telah Jadi Zona Konflik

Senin , 15 Jan 2024, 12:26 WIB
Meski Yaman Digempur, Houthi Ancam Tetap Serang Kapal Israel

Blokade Houthi di Laut Merah, Pengamat Maritim Sarankan Langkah Strategis untuk Indonesia
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Agresi Israel ke Gaza Palestina yang telah berlangsung sejak 7 Oktober 2023 lalu berefek luas. Kelompok Houthi Yaman, sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina, menyerang kapal-kapal milik Israel atau yang mendukung tindakan Israel dan sedang bernavigasi di seputaran Laut Merah. Kondisi tersebut disikapi oleh Amerika Serikat (sekutu terdekat Israel), dengan membentuk satgas untuk mengamankan Laut Merah dari serangan Houthi. Menanggapi situasi...