
Selasa , 20 Feb 2024, 14:56 WIB
Sebanyak 14 TPS di Jabar Gelar Pemungutan Suara Ulang, 19 Pemungutan Suara Lanjutan

Jumat , 30 Jun 2023, 19:15 WIB
Polisi Bunuh Remaja, Prancis Membara

Kamis , 29 Jun 2023, 23:30 WIB
In Picture: Kerusuhan Meluas Akibat Penembakan Polisi Kepada Nahel

Ahad , 22 Jan 2023, 17:57 WIB
Unjuk Rasa di Atlanta Pecah Jadi Kerusuhan

Ahad , 20 Nov 2022, 15:24 WIB
Polda Lampung Jaga Ketat Lokasi Ricuh di PT GAJ

Jumat , 23 Sep 2022, 17:39 WIB
25 Orang Ditangkap karena Kerusuhan di Hafar Al Batin

Kamis , 18 Aug 2022, 23:26 WIB
Polres Jember Ungkap Penyebab Kerusuhan di Mulyorejo

Selasa , 26 Jul 2022, 15:39 WIB
Anarkisme Suporter Disebabkan Jiwa Massa

Jumat , 15 Jul 2022, 00:30 WIB
Sri Lanka Perpanjang Jam Malam di Distrik Kolombo Hingga Jumat Pagi

Senin , 10 Jan 2022, 03:45 WIB
164 Orang Meninggal Selama Kerusuhan di Kazakhstan, Dua Anak Kecil

Senin , 03 Jan 2022, 22:58 WIB
Saat Muslim Jadi Bulan-bulanan dan Hukuman Main Hakim Sendiri di India

Jumat , 01 Oct 2021, 18:10 WIB
Korban Tewas Kerusuhan Penjara Ekuador Meningkat Jadi 118

Garis Merah Proses Demokrasi di Amerika Serikat
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Dr Dindin Jamaluddin (Wakil Dekan FTK UIN SGD Bandung) Rabu kelabu bagi demokrasi di Amerika, dan juga mungkin di dunia. Tanpa diduga, para pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Capitol Hill. Bahkan, empat orang dilaporkan tewas. Sebuah fase sejarah yang akan dicatat dengan garis merah dalam proses demokrasi di Amerika khususnya, dan di dunia umumnya. Pemicunya adalah klaim dari Trump bahwa...

Ahad , 12 Apr 2020, 08:04 WIB
Kerusuhan Manado, Ditjenpas: Tidak Ada Narapidana Kabur

Sabtu , 20 Jul 2019, 02:22 WIB
Proyektil Korban Kerusuhan 22 Mei Berasal Dari Senjata Glock

Selasa , 18 Jun 2019, 21:31 WIB
Kejaksaan Terima SPDP Kerusuhan 22 Mei

Senin , 17 Jun 2019, 18:06 WIB
Polisi Temukan Lima TKP Korban Meninggal Kerusuhan 22 Mei

Ahad , 16 Jun 2019, 11:40 WIB
Rusuh 21-22 Mei, Kontras Desak Bentuk Tim Pencari Fakta

Kamis , 13 Jun 2019, 18:40 WIB
Wiranto: Komnas Ham Dilibatkan Usut Kerusuhan 21-22 Mei

Kamis , 13 Jun 2019, 12:28 WIB
Dua Tim Polri Selidiki Kasus 21-22 Mei

Senin , 10 Jun 2019, 20:25 WIB
Kemensos Beri Santunan Korban dan Perbaikan Rumah di Buton

Senin , 10 Jun 2019, 12:00 WIB
Anggota DPR Dukung Pemberian Santunan Korban Kerusuhan Buton

Sabtu , 08 Jun 2019, 16:50 WIB
Kemensos Petakan Kebutuhan Korban Kerusuhan di Buton

Jumat , 07 Jun 2019, 18:58 WIB
Kronologi Bentrokan di Buton Versi Mabes Polri

Kamis , 06 Jun 2019, 18:28 WIB
Kerusuhan di Buton, Kapolres Minta Warga untuk Tenang

Terduga Pelaku Pembakaran Warga di Buton 30 Orang
REPUBLIKA.CO.ID, BUTON — Dari 40 orang yang melakukan konvoi motor dari Desa Sampuabalo, terduga pelaku penyerangan rumah warga diperkirakan berjumlah 30 orang. Namun, belum bisa dipastikan berapa jumlah orang yang membakar puluhan rumah warga Desa Gunung Jaya.“Massa dari Desa Sampuabalo yang melakukan penyerangan ke Desa Gunung Jaya sebanyak 30 orang,” ungkap Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Harry Golden...

Kamis , 23 May 2019, 23:23 WIB
Polisi Selidiki Latar Belakang Pelaku Ricuh 22 Mei

Kamis , 23 May 2019, 22:32 WIB
Logo Parpol di Benda Milik Pericuh 22 Mei

Kamis , 23 May 2019, 21:22 WIB
Malam Ini, JK Kumpulkan Tokoh-Tokoh di Rumah Dinas Wapres

Kamis , 23 May 2019, 20:40 WIB
JK Apresiasi Sikap NU Tak Ikut Aksi 22 Mei

Rabu , 22 May 2019, 21:16 WIB
Polisi: Pelaku Kericuhan Disuruh dan Dibayar

Rabu , 22 May 2019, 18:36 WIB
JK Upayakan Pertemuan Para Tokoh untuk Tenangkan Situasi

Rabu , 22 May 2019, 15:48 WIB
JK Ingatkan Kericuhan Banyak Rugikan Masyarakat

Rabu , 22 May 2019, 14:20 WIB
JK Minta Prabowo-Sandiaga Berikan Pesan Menenangkan

Rabu , 22 May 2019, 13:59 WIB