
Rabu , 05 Jul 2017, 17:04 WIB
Kenaikan Bantuan Parpol Untungkan Partai Besar, PDIP Terbanyak

Senin , 13 Mar 2017, 11:24 WIB
Bantuan Presiden Wujudkan Sekolah Ini Punya Toilet

Rabu , 26 Oct 2016, 15:43 WIB
DPRD DKI Harus Pertanyakan Alasan Ahok Mempercepat Lelang

Kamis , 13 Oct 2016, 08:03 WIB
Pembahasan APBD DKI Jakarta 2017 Diperkirakan Molor

Sabtu , 16 Apr 2016, 03:11 WIB
'Seluruh Proyek Reklamasi di Indonesia Agar Dihentikan'

Kamis , 25 Feb 2016, 20:19 WIB
Kopel Sebut Pengaturan Zonasi Wilayah Pesisir di DKI Jakarta Langgar UU

Senin , 18 Jan 2016, 15:09 WIB
Kopel Soroti Hasil Evaluasi Kemendagri atas RAPBD DKI Jakarta

Selasa , 08 Dec 2015, 21:36 WIB
Kemah Antikorupsi Edukasi Warga Membuat Kantin Kejujuran

Selasa , 08 Dec 2015, 21:22 WIB
Puasa Berdemonstrasi di Perayaan Antikorupsi, Kopel Memilih Berkemah Saja

Selasa , 08 Dec 2015, 16:10 WIB
E-Budgeting Bukan Alasan untuk Menolak Perubahahan Anggaran

Selasa , 08 Dec 2015, 16:00 WIB
DPRD DKI Jakarta Gagal Menjalankan Fungsi Anggaran

Jumat , 04 Dec 2015, 10:19 WIB
Butuh Kebersamaan Melawan dan Advokasi Masalah Korupsi

Terlambat Serahkan APBD, Gubernur DKI Pelihara Kebiasaan Buruk
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, mengecam dan memberikan peringatan keras kepada DPRD dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama. Pasalnya, dua lembaga ini dinilai untuk kesekian kalinya mengulangi kesalahan fatal dengan tidak taat terhadap kalender pembahasan anggaran daerah. Direktur Kopel Indonesia, Syamsuddin Alimsyah mengatakan, pemerintah DKI Jakarta bersama DPRD telah memelihara kesalahan buruk yakni selalu terlambat...