
Senin , 28 Nov 2022, 04:07 WIB
Kiai Said: Mari Bantu Saudara-Saudara Kita yang Terkena Musibah

Senin , 28 Nov 2022, 02:07 WIB
Kiai Said Ingatkan Politik Identitas Bahayakan Keutuhan Bangsa

Kamis , 10 Nov 2022, 18:11 WIB
Hari Pahlawan dan Pengaruh Ulama dalam Perjuangan Bangsa

Selasa , 25 Oct 2022, 11:40 WIB
SAS Institute: Bangkitkan Ekonomi Santri

Senin , 03 Oct 2022, 18:50 WIB
Tragedi Kanjuruhan, Kiai SAS: Saatnya Taubat Nasional

Rabu , 21 Sep 2022, 12:30 WIB
SAS Institute: Pesantren adalah Pilar Bangsa, Negara, dan Agama

Rabu , 14 Sep 2022, 17:44 WIB
SAS Institute: Sikap Kiai Said adalah Autokritik Kebangsaan

Selasa , 13 Sep 2022, 19:00 WIB
Haul Ke-33 KH Aqiel Siroj, Kiai Said Sampaikan Ceramah Kebangsaan

Senin , 12 Sep 2022, 17:58 WIB
SAS Institute Tanggapi Penolakan Pendirian Gereja di Cilegon

Senin , 05 Sep 2022, 14:36 WIB
Saran SAS Institute ke Pemerintah Soal Kenaikan Harga BBM

Sabtu , 03 Sep 2022, 17:59 WIB
Gelar Diskusi Kebangsaan, SAS Institute Ingatkan Soal Harapan Dunia kepada Indonesia

Selasa , 04 May 2021, 17:33 WIB
SAS Institute Peluncuran Nasional Buku Tasawuf Falsafi

SAS Institute: Kampanye Hitam Residu Politik Musiman
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Said Aqil Siroj (SAS) Institute menyayangkan maraknya isu kriminalisasi ulama, penganiayaan ulama, dan kebangkitan komunisme menjadi alat menyudutkan Presiden Jokowi. Direktur SAS Institute M Imdadun Rahmat memastikan bahwa kampanye hitam semacam itu merupakan residu politik musiman menjelang pilkada dan pilpres. "Publik kan mulai mengerti pascaterbongkarnya jaringan kelompok penebar fitnah dengan mengatasnamakan Muslim. Ini prilaku tak terpuji, mencoreng...