
Kamis , 08 Dec 2022, 17:15 WIB
Bebas dari Kasus Paniai, Isak Sattu Menyeka Air Mata

Kamis , 08 Dec 2022, 17:06 WIB
Terdakwa Kasus HAM Berat Paniai Divonis Bebas, LBH Desak Kejagung Kasasi

Kamis , 08 Dec 2022, 16:45 WIB
Hakim Kasus Paniai Bebeda Pendapat Soal Pertanggungjawaban Komando

Kamis , 08 Dec 2022, 16:19 WIB
Terdakwa Paniai Berdarah Divonis Bebas, Hakim Ungkit Kegagalan Tim Bentukan Menko Polhukam

Rabu , 07 Dec 2022, 15:34 WIB
Komnas HAM Berharap Putusan Kasus Paniai Cantumkan Hak Korban dan Keluarga Korban

Rabu , 07 Dec 2022, 14:52 WIB
PBHI Khawatir Terdakwa Kasus Paniai Divonis Bebas

Senin , 14 Nov 2022, 15:37 WIB
Faktor Meringankan dan Memberatkan Tuntutan Mayor Isak Sattu, Terdakwa 'Paniai Berdarah'

Senin , 14 Nov 2022, 13:10 WIB
Terdakwa Kasus HAM Paniai Dituntut 10 Tahun Penjara

Senin , 24 Oct 2022, 16:36 WIB
Saksi Ungkap Ngerinya Peristiwa Pelanggaran HAM Berat Paniai 2014

Jumat , 07 Oct 2022, 15:52 WIB
Sidang Kasus Paniai tidak Boleh Sekadar Gimmick

Kamis , 22 Sep 2022, 16:40 WIB
Sidang Kasus Paniai Dinilai Janggal

Rabu , 21 Sep 2022, 20:01 WIB
Sidang Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai Dijadwalkan Maraton

DPR: Sidang Kasus Paniai Jadi Ujian Penegakkan HAM
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani angkat bicara soal sidang perdana kasus HAM berat Paniai Berdarah pada 21 September 2022 di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Dia menyatakan sidang kali ini sebagai ujian bagaimana penegakkan hukum atas pelanggar HAM. "Sidang perkara ini akan menjadi test-case baru tentang penegakan hukum terkait pelanggaran HAM," kata Arsul kepada Republika, Ahad (18/9). Dalam...