
Selasa , 11 Dec 2012, 14:06 WIB
Soal Ujian Hina Gus Dur, Marwan Ja'far: Kemenag Jabar Harus Minta Maaf

Selasa , 11 Dec 2012, 13:58 WIB
Soal Ujian Menghina Gus Dur, PKB: Itu Pelecehan Negara

Selasa , 11 Dec 2012, 13:19 WIB
Disdik Jatim Segera Tarik LKS yang Menghina Gusdur

Selasa , 11 Dec 2012, 12:53 WIB
GP Ansor: Tarik LKS yang Menghina Gus Dur

Rabu , 05 Dec 2012, 16:49 WIB
Tarik Penyidik, Eva: Polri Tak Patuhi UU
Senin , 05 Nov 2012, 18:23 WIB
Nikmati Sensasi Mie Tarik

Kamis , 31 May 2012, 11:13 WIB
Ini Dia Wajah Bingung Mark Zuckerberg yang Sulit Ambil Duit di ATM!

Senin , 21 May 2012, 15:00 WIB
Anggota TNI Evakuator Sukhoi Segera Ditarik

Kamis , 08 Mar 2012, 09:24 WIB
Toyota Tarik 730 Ribu Mobil dari Pasar AS dan Kanada

Ahad , 26 Feb 2012, 12:27 WIB
Menag Tarik Rp 12 Triliun Dana Haji dari Bank, Disimpan dalam Bentuk Sukuk

Jumat , 12 Nov 2010, 20:23 WIB
Nissan Tarik Lebih Setengah Juta Kendaraan di Amerika

Senin , 28 Jun 2010, 07:04 WIB
Situasi Kian Buruk, Polandia Tarik Pasukan dari Afghanistan
KUHAP Perekrutan Penyidik KPK Harus Diamandemen
REPUBLIKA.CO.ID -JAKARTA--Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua, menganggap amandemen KUHAP untuk merekrut penyidik komisi antikorupsi sangat diperlukan. Pasalnya, masih terjadi penarikan personel yang tumpang tindih antara tiga institusi hukum, yaitu KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan.''Perlu diamandemen KUHAP, merekrut penyidik sendiri,'' cetus Abdullah di Jakarta, Selasa (11/5). Altenatifnya, KUHAP tak perlu direvisi, tapi harus membuat nota kesepahaman antara ketiga institusi...