Rio Maholtra Boyong Ukiran Kamoro Khas Papua

Pelari Sumatera Selatan Rio Maholtra berpose dengan medalinya usai menang dalam final nomor lari 110 meter gawang putra cabang atletik PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (5/10/2021). Rio meraih medali emas, sementara pelari Riau Hirzan Rahmadon meraih medali perak dan pelari Jawa Timur Ghanes Bagus Pandega meraih medali perunggu.
Pelari Sumatera Selatan Rio Maholtra berpose dengan medalinya usai menang dalam final nomor lari 110 meter gawang putra cabang atletik PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (5/10/2021). Rio meraih medali emas, sementara pelari Riau Hirzan Rahmadon meraih medali perak dan pelari Jawa Timur Ghanes Bagus Pandega meraih medali perunggu.
Foto: ANTARA/Novrian Arbi/tom.

REPUBLIKA.CO.ID, MIMIKA -- Atlet Sumatera Selatan, Rio Maholtra, tidak ingin pulang tanpa membawa oleh-oleh khas Tanah Papua. peraih medali emas nomor 110 meter gawang itu memboyong tiga ukiran kayu khas Kamoro di Pasar Lama Timika, Mimika, Sabtu (9/10).

Rio membeli dua ukiran berwujud tongkat. Satu ukiran berbentuk kotak dengan motif ikan.

Rio mengaku langsung kepincut kala melihat ukiran ikan karena keotentikannya. Motifnya sederhana dan polesan akhirnya masih cukup kasar, tapi justru di situlah letak keaslian cita rasa seninya.

"Seneng. Karena enggak banyak tempat yang jualnya. Aku memang suka yang limited edition," kata atlet kelahiran Lahat, Sumatera Selatan, 28 Desember 1993 itu.

Seperti dikutip dari Antara, Rio yang juga anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) itu mengetahui kalau ukiran suku Kamoro memiliki nilai dan makna tersendiri dalam setiap motifnya. "Jadi, mereka bikinnya enggak sembarangan. Ada sejarahnya," kata atlet yang mewakili Sumatera Selatan tersebut.

Tak cukup tiga ukiran, Rio berencana memboyong satu ukiran kayu lagi yang berukuran lumayan besar berbentuk wemawe atau manusia. Kamoro memang bukan satu-satunya suku yang mewariskan seni ukir kayu di Papua. Masih ada suku lain, seperti Asmat yang juga memiliki seni ukiran kayu dengan keunikan tersendiri.

Masing-masing suku memiliki budaya tersendiri yang tercermin dalam setiap karya seninya. Termasuk suku Kamoro lewat seni ukirnya. 

Komentar

Terkait


Masyarakat Suku Kamoro membawakan tarian Seka saat waktu istirahat pertandingan Basket Putra 5x5 PON XX Papua di Gor Mimika Sport Complex, Rabu (29/9/2021). Pementasan tarian Seka tersebut untuk menghibur penonton dan memperkenalkan kesenian dan budaya Papua.

Ukiran Kamoro, Seni Ukir Kayu khas Pesisir Mimika

Tim basket putri Jawa Timur merayakan keberhasilan meraih medali emas basket 5x5 putri PON XX Papua setelah mengalahkan Bali 56-37 di final yang berlangsung di Mimika Sport Complex. Sabtu (9/10)

Basket Putri Jawa Timur Amankan Emas PON Papua

Pertandingan final sepak takraw putri PON XX Papua antara DKI Jakarta melawan Sulawesi Selatan di GOR Trikora Universitas Cenderawasih, Jayapura, Sabtu (9/10).

Kalahkan DKI Jakarta, Sepak Takraw Sulsel Raih Emas

Tim Basket Putri DKI Jakarta berhasil meraih medali perunggu setelah mengalahkan Sulawesi Selatan dengan skor 69-53 pada game yang berlangsung di Mimika Sport Complex. Sabtu (09/10)

Tim Putri DKI Persembahkan Perunggu Basket untuk Rekan Covid

BNPB dan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional kali ini memberikan pembekalan kepada 108 relawan di Kabupaten Merauke jelang PON XX Papua. Peningkatan kapasitas relawan ini untuk mendukung penguatan protokol kesehatan (prokes) selama pesta olahraga di tengah pandemi Covid-19.

Merauke Siapkan Langkah Cegah Covid-19 Menyebar di PON

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

Ikuti

× Image