Indra Kenz Tersangka, Hari Ini Penuhi Panggilan Polisi

Kejakgung telah menerima SPDP dari Mabes Polri atas nama tersangka Indra Kesuma.

ANTARA/Reno Esnir
Saksi terlapor kasus aplikasi Binomo Indra Kesuma atau Indra Kenz (tengah) berjalan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/2/2022). Penyidik Bareskrim melakukan pemeriksaan terhadap Indra Krenz terkait kasus dugaan penipuan investasi bodong aplikasi trading binary option Binomo.
Rep: Ali Mansur Red: Andri Saubani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Crazy rich Medan, Indra Kesuma atau Indra Kenz tiba di Bareskrim Polri, Kamis (24/2/2022) siang. Kehadirannya untuk menghadiri pemeriksaan dalam kasus dugaan penipuan investasi bodong berkedok aplikasi trading Binary Option Binomo.

Baca Juga


Indra Kenz tiba di Bareskrim Polri mengenakan topi dan kaos berwarna hitam. Ia didampingi kuasa hukumnya Wardaniman Larosa. Tidak banyak komentar dari keduanya saat awak media melontarkan pertanyaan terkait kasus yang tengah dihadapinya tersebut.

“Nanti aja ya nanti, makasih,” ujar Indra Kenz, kepada awak media, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/2/2022).

Sebelumnya, Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan investasi bodong berkedok aplikasi trading Binary Option Binomo. Itu diketahui usai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Dittipideksus Bareskrim Polri.

"Terhadap dugaan tindak pidana judi online atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan atau tindak pidana pencucian uang atas nama tersangka IK," ujar Kapuspenkum Kejakgung, Leonard Ebenezer Simanjuntak kepada awak media, Kamis.

Menurut Leonard, SPDP yang diterbitkan penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri pada Senin (21/2/2022) dan diterima oleh Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum pada Selasa (22/2/2022).

Namun, kuasa hukum Indra Kenz, Wardaniman Larosa membantah bahwa kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus binary option melalui aplikasi Binomo.

“Indra Kenz belum tersangka, info yang beredar diduga hoaks, bahwa klien kami masih belum ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Wardaniman kepada awak media, Kamis.

Wardaniman menjelaskan, hingga saat ini kliennya masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Maka dengan demikian, kata dia, penyidik belum memutuskan status hukum selanjutnya Indra Kenz.

"Saat ini masih sedang berlangsung diperiksa sebagai saksi di Bareskrim,” terang Wardaniman. 


 

Status perkara penipuan investasi berkedok aplikasi trading Binary Option Binomo naik ke tahap penyidikan sejak Jumat (18/2/2022). Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menyebutkan, penyidik telah melaksanakan gelar perkara dan menemukan peristiwa pidana dalam penyelidikan perkara tersebut.

"Penyidik telah meningkatkan statusnya dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan," kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

Terlapor Indra Kenz melalui akun media sosialnya menawarkan keuntungan melalui aplikasi trading Binomo bahwa Binomo sudah legal dan resmi di Indonesia. Telapor mengajarkan strategi trading dalam aplikasi tersebut dan terus memamerkan hasil profitnya, kemudian korban ikut bergabung dari yang profit hingga akhirnya selalu loss (rugi).

 

Sebanyak delapan korban melapor ke Bareskrim terkait dugaan penipuan berkedok aplikasi trading binary option ini. Para korban mengeklaim merugi hingga Rp 2,4 miliar.

Sebelumnya, Finsensius Mendorfa selaku kuasa hukum pelapor, mengatakan bahwa pihaknya melaporkan pemilik serta sejumlah affiliator dan influencer yang turut terlibat mempromosikan platform trading opsi biner tersebut.

Pada 7 Februari 2022, Indra Kenz pernah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Saat itu ia berniat melaporkan korban Binomo, yaitu Maru Nazara, atas dugaan pencemaran nama baik.

"Kenapa bisa ada hal seperti ini? Siapa yang memulai, ini yang perlu kita koordinasikan. Jadi, kita lebih ke konsultasi saja, bertanya kenapa bisa seperti ini," kata Indra di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (7/2/2022).

Indra mengaku dirinya merasa dirugikan mengenai komentar yang dianggap tidak benar yang ditujukan kepada dirinya. Terutama mengenai dugaan penipuan melalui platform binary option, seperti Forex dan Binomo. Padahal, kata dia, dirinya juga pengguna platform binary option, tapi dikaitkan dengan penipuan, mempromosikan judi yang membuat orang lain dirugikan.

"Semua orang bisa menggunakan aplikasi tersebut, mau dia untung ataupun rugi itu jadi tanggung jawab masing-masing, tetapi kan di sini seolah-olah saya yang membuat rugi," ujar Indra.

 

OJK bidik influencer dan affiliator kaki tangan Binary Option dan Broker Ilegal - (Republika)

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terpopuler