Damkar Siagakan Tim Antisipasi Percikan Api Pemotongan Logam Glodok Plaza
Pemotongan (logam) dengan las berisiko percikan kembali kebakaran.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menyiagakan tim untuk mengantisipasi percikan api akibat pemotongan logam-logam di lantai delapan Glodok Plaza, Tamansari.
"Pemotongan (logam) dengan las itu berisiko percikan kembali kebakaran. Kita ada satu tim yang khusus menjaga agar ketika kebakaran terjadi, bisa langsung kita padamkan," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifudin di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Adapun pemotongan logam itu dilakukan lantaran banyaknya reruntuhan kebakaran di lantai delapan seperti atap atau spandek yang menyulitkan proses pencarian jenazah.
"Untuk keseluruhan memang di lantai delapan (fokus pencarian jenazah), karena memang lantai sembilan itu sudah roboh. Ada memang yang agak sulit karena memang puing-puingnya masih bertumpuk di situ," ujar Syarif.
Selain itu, pihaknya juga menerjunkan 10-15 tim dalam proses pencarian jenazah korban kebakaran. "Untuk pencarian korban, ini kita siap dengan 10-15 tim rescue," ucapnya.
Pengelola gedung Glodok Plaza, Jakarta Barat akan menambah jumlah tenaga ahli pemotong logam untuk membersihkan reruntuhan di lantai delapan akibat kebakaran di gedung tersebut.
"Jadi, mereka (pengelola gedung Glodok Plaza) besok akan menambah tenaga ahli. Tadi sudah ada untuk tenaga ahlinya sembilan orang, ditambah lagi karyawan tadi ada 30 orang. Untuk besok tenaga ahlinya ditambahkan bisa 15 orang," kata Kapolsek Metro Tamansari AKBP Riyanto di lokasi kebakaran, Rabu.
Hal itu perlu dilakukan lantaran area lantai delapan yang bisa diakses untuk pencarian jenazah korban baru mencapai 50 persen.
Selain untuk mengoptimalkan proses pencarian jenazah, kata Riyanto, penambahan jumlah tenaga ahli pemotong logam juga menyusul masih banyaknya atap-atap logam atau spandek yang menutupi area pencarian. Dalam pencarian korban hari ini, petugas kembali menemukan dua kantong jenazah.
Dengan demikian, terdapat 11 kantong jenazah yang sudah dievakuasi menuju Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses identifikasi jenazah-jenazah tersebut pun masih berlangsung.
Sejak peristiwa kebakaran Glodok Plaza terjadi pada Rabu (15/1/2025) malam, sebanyak 14 orang telah dilaporkan hilang, yakni Ade Aryati (29 tahun), Sinta Amelia (20), Aldrinas (29), Aulia Belinda (28), Oshima Yukari (25), Deri Saiki (25), Indira Seviana Bela (25) dan Keren Shalom J (21), Intan Mutiara (26), Desty dan Zukhi Radja (42), Chika Adinda Yustin (26), Muljadi (56), dan Dian Cahyadi (38).