53 Persen Kendaraan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Red: Andri Saubani

Rabu 20 Jun 2018 17:17 WIB

Pantauan udara kondisi Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut) pukul 15.00 WIB. Sejak H-8 (7/6) hingga Selasa (12/6) terpantau 563.083 kendaraan keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarut. Foto: Republika/Rahayu Subekti Pantauan udara kondisi Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut) pukul 15.00 WIB. Sejak H-8 (7/6) hingga Selasa (12/6) terpantau 563.083 kendaraan keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarut.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Arus balik Lebaran 2018 di Tol Jakarta-Cikampek masih menyisakan sekitar 53 persen dari total 720.245 kendaraan yang sebelumnya meninggalkan Jakarta. Data itu tercatat dari kenderaan yang melintas di GT Cikarang Utama.

"Hingga Selasa (19/6) masih ada 53 persen dari total pengguna jalan yang belum kembali ke Jakarta," kata AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru Santoso dalam siaran pers, Rabu (20/3) sore.

Total akumulasi lalu lintas yang telah kembali ke Jakarta hingga H+3 Lebaran adalah sebesar 47 persen dari seluruh total 720.245 kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah timur melalui GT Cikarang Utama dari H-8 hingga H-1 Lebaran. Sebanyak 130.125 unit kendaraan tercatat telah kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, hingga Selasa (19/6) dalam arus balik Lebaran 2018.

"Pada Selasa, ada peningkatan jumlah kendaraan 82 persen dari volume lalu lintas harian normal sebanyak 71.398 kendaraan," katanya.

Menurut dia, jumlah ini merupakan jumlah lalu lintas tertinggi arah Jakarta yang pernah dilayani Jasa Marga melalui GT Cikarang Utama selama ini. Dalam menghadapi tingginya volume lalu lintas arus balik pada H+3 Lebaran (19/6), Jasa Marga mengoptimalkan kapasitas transaksi di GT Cikarang Utama arah Jakarta dari yang sebelumnya mengoperasikan 29 gardu menjadi total 33 gardu yang keseluruhannya didedikasikan untuk melayani pengguna jalan ke arah Jakarta dan penggunaan 15 mobile reader secara nonstop untuk mempercepat waktu transaksi.

Keberhasilan Jasa Marga dalam melayani arus balik kali ini juga didukung penuh oleh pihak Kepolisian yang terwujud dalam rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan kapasitas lajur dengan contraflow dan one way (satu arah) pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta yang berhasil mencairkan kepadatan arus balik. Sementara itu, untuk akumulasi volume lalu lintas arus balik sejak H+1 hingga H+3 Lebaran adalah sejumlah 336.706 kendaraan.

"Jumlah ini naik sebesar 57 persen dari jumlah lalu lintas normal 214.195 kendaraan," katanya.

 

Terpopuler