REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Pelari nasional, Agus Prayogo, tengah bersiap untuk mengikuti ajang 'Army Half Marathon' di Singapura pada 4 September mendatang. Pada ajang yang sudah tiga kali diikutinya tersebut, Agus yakin bisa meraih juara pertama.
"Tahun kemarin saya hanya meraih juara kedua, sedangkan di tahun 2009 saya pernah menjadi juara pertama. Jadi, harapan saya tahun ini bisa merebut kembali juara 'Army Half Marathon','' ungkap pelari peraih medali emas Sea Games XXV Laos nomor 10 ribu meter tersebut saat dihubungi Republika.
Di tahun 2010, Agus yang mengikuti lari 21 kilometer di ajang 'Army Half Marathon' tersebut dikalahkan oleh pelari asal Kenya, Julius Nyamu Ndoriah. Kabarnya, pelari asal Kenya tersebut juga akan mengikuti ajang 'Army Half marathon' tahun ini. Namun demikian, dirinya tetap optimis raih juara pertama.
Walaupun lomba bertepatan dengan bulan puasa, namun Agus tidak menjadikannya beban. Dia mengaku tetap puasa dan porsi latihan tetap sama, yaitu lari 15 kilometer di pagi hari dan 15 kilometer di sore hari di perkebunan teh Pengalengan, Bandung.
Agus mengakui kendala terberat latihan saat puasa adalah rasa haus. Karena, lari dengan jarak yang begitu jauh itu sangat menguras stamina.
Menurutnya, ajang 'Army Half Marathon' dapat digunakan sebagai ajang pemanasan pra-Sea Games sekaligus sebagai tolok ukurnya dalam hal kecepatan. Agus rencananya akan didaftarkan di Army Half Marathon sebagai wakil dari Angkatan Darat Indonesia. Dia akan bertolak ke Singapura pada H-3 Idul Fitri.