Merdeka

Red: Fernan Rahadi

Kemerdekaan (Ilustrasi)
Kemerdekaan (Ilustrasi) | Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Erik Hadi Saputra (Kaprodi Ilmu Komunikasi dan Direktur Kehumasan & Urusan  Internasional, Universitas AMIKOM Yogyakarta)

Pembaca yang kreatif, teman saya bercanda ketika seorang dosen menyampaikan ketidakbisaannya mengikuti rapat senat fakultas dikarenakan adanya jadwal mengajar. Teman saya langsung memberikan komentar, sekarang saatnya merdeka belajar sehingga dosen juga harus merdeka dalam mengajar (artinya tidak terpaku pada satu cara).

Kalimat itu tidak untuk diartikan negatif. Saya khawatir jika diartikan negatif maka nanti ada yang mempersepsikan bahwa cukup dengan mengirimkan materi saja maka mahasiswa diminta mempelajarinya sendiri.

Sekarang ini banyak program yang diluncurkan oleh pemerintah. Mahasiswa dari kampus manapun bisa belajar untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensinya dengan belajar di luar kampus. Mereka dapat memilih course yang ditawarkan oleh kampus lain.

Dalam satu pekan ini pun saya bersama tim dosen dan praktisi dari mitra industri mengajar course Teknik Presentasi Digital dalam program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) kampus merdeka.

KMMI sebagai pelengkap dari pembelajaran yang sudah dilakukan dan waktunyapun relatif singkat. Mahasiswa mendapatkan ilmu, wawasan dan gambaran implementasi keilmuannya di dunia industri.

Saya salut dengan antusiasme mahasiswa dari 123 kampus yang mengikuti course ini. Mereka begitu antusias bertemu dengan pengajar dan teman-teman baru. Menjelang berakhir sesi pertama, saya sempat bertanya kepada mereka. "Satu setengah jam lalu, ketika melihat saya belum berbicara, apa yang Anda persepsikan tentang saya di layar Zoom Anda?"

Pembaca yang kreatif, dikarenakan kebiasaan saya selalu menggunakan jas dengan kemeja berdasi dalam mengajar dan webinar di Zoom, seorang mahasiswi mengatakan melihat saya dengan pakaian seperti itu membayangkan seorang dosen yang serius. Ada yang mengatakan bahwa saya terlihat galak, he..he...

Namun ada juga yang menebak sesuai aslinya dengan mendengar intonasi dan cara mengajarnya. Alhamdulilah jika ternyata mereka mendapatkan kenyataan yang menyenangkan. Apa buktinya? Semula tidak sampai 10 mahasiswa yang open camera. Dalam menit demi menit permbelajaran akhirnya mahasiswa semakin membuka kamera mereka.

Tidak kurang dari 2/3 mahasiswa satu kelas menunjukkan ketertarikan mereka sampai akhir sesi dengan tetap open camera. Adapun yang tetap close camera tentu Anda pun tak perlu kecewa apalagi marah. Selalu ada saja mahasiswa yang menghemat kuota mereka atau jaringan 4G yang tidak stabil di lokasinya saat online.

Pembaca yang kreatif, dunia pendidikan sudah melaksanakan program merdeka belajar kampus merdeka. Pertanyaannya apakah Anda sebagai pebisnis atau pegawai juga sudah mengisi aktivitas anda dengan sesuatu yang merdeka? Kreativitas Anda dalam bisnis? Di mana Anda tahu jika dulu pertemuan (lobi) langsung adalah hal yang utama dan Teknologi Informasi (TI) sebagai pendampingnya.

Saat ini dibalik. Peranan TI menjadi yang utama, sementara aktivitas langsung aAnda sebagai pendampingnya.  Demikian juga pada inovasi dalam pekerjaan. Apa yang sudah Anda lakukan? Tentu sesuatu yang baru akan memberikan semangat baru. Untuk menemukan itu tentu Anda perlu mencoba hal yang belum pernah anda lakukan.

Teruslah terinspirasi dari perkembangan yang ada. Selanjutnya bagaimana effort dalam pemasaran? Interaksi kita tidak bisa berkembang jika hanya menggunakan istilah "pokoknya". Menunggu membuat kita akan kehilangan peluang.

Manfaatkan media sosial yang Anda punya. Relasi saya sampai menjual acara Live IG mereka dengan harga yang bagus dengan memanfaatkan jumlah follower yang banyak itu. Tentu semua itu bisa menjadi penciri khas dan penguat identitas diri dan usaha Anda.

Merdekalah dalam mencoba, melakukan dan berkolaborasi dalam meningkatkan kompetensi dan keunggulan pribadi serta usaha yang anda miliki. Dirgahayu RI ke-76, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Sehat dan sukses selalu.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id

Terkait


Kemerdekaan, Penjajahan Teknologi dan Perlindungan Hak Paten

Penjualan Pernak-pernik Peringatan Kemerdekaan RI

Semangat Perubahan di Tahun Baru

Pekik Merdeka

Universitas Amikom Masuk Ranking 33 Dunia Versi WURI

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark