Mendikbud: PTM tak Perlu Tunggu Vaksinasi Pelajar Selesai

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2021). Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian Mendikbud-Ristek tahun anggaran 2022.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2021). Rapat kerja tersebut membahas Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian Mendikbud-Ristek tahun anggaran 2022. | Foto: Antara/Galih Pradipta

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim mengatakan, sekolah yang akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) tidak perlu menunggu selesainya vaksinasi Covid-19 untuk pelajar. Namun, hal ini berlaku untuk sekolah yang berada di wilayah yang menerapkan PPKM level 1 sampai level 3.

"Semua level 1 sampai 3 boleh tatap muka sekarang juga, tidak perlu menunggu vaksinasi," kata Nadiem di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (14/9).

Nadiem menyebut, vaksinasi pelajar tidak menjadi kriteria untuk sekolah menerapkan PTM. Namun, Nadiem menegaskan bahwa vaksinasi guru menjadi kriteria untuk melaksanakan tatap muka terbatas.

"Hampir semua tenaga pendidik, sekitar 50 atau 60 persen sudah divaksin," ujarnya.

Sehingga, sekolah yang gurunya sudah divaksin wajib menyediakan opsi untuk PTM. Walaupun begitu, PTM juga tetap harus mendapatkan izin dari orang tua.

"Keputusan terakhir itu ada di orang tua, orang tua mau anaknya PJJ, silakan," jelas Nadiem.

Berdasarkan SKB 4 Menteri yang diterbitkan pada Maret 2021 lalu, kata Nadiem, sudah dijelaskan bahwa daerah dengan level 1 sampai 3 dapat menyelenggarakan PTM. Namun, tidak dengan wilayah di level 4 yang harus menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Dari pemerintah pusat, kita ingin semua yang level 1 sampai 3 boleh PTM. Tapi level 4 tidak boleh, harus full daring," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam SKB 4 Menteri tersebut tidak diatur durasi PTM. Hal ini diserahkan ke pemda untuk mengatur sendiri sesuai kondisi di daerahnya masing-masing.

Dalam SKB 4 Menteri hanya diatur terkait protokol kesehatan selama digelarnya PTM. Seperti jumlah pelajar yang diperbolehkan dalam satu kelas.

"Dari pusat sudah diberikan fleksibilitas yang terbesar dan dana BOS kami bebaskan semua untuk persiapan tatap muka. Harapan kami baik pemda dan kepala dinas benar-benar rekonsiderasi, terutama untuk sekolah-sekolah swasta yang sekarang sangat terpukul secara ekonomi," katanya.

Terkait dengan vaksinasi pelajar, saat ini masih terus dilakukan percepatan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kata Nadiem, saat ini terus mendorong percepatan vaksinasi tidak hanya tenaga kependidikan, namun juga vaksinasi terhadap pelajar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id

Terkait


Mendikbud: PTM tak Perlu Tunggu Vaksinasi Pelajar Selesai

Mendikbudristek: Kembalikan Ruh Pendidikan Kita

Nadiem: Ruh Pendidikan Kita Hilang Selama PJJ

'Sekolah di Wilayah PPKM Level 1-3 Jangan Ragu Gelar PTM'

Di Kota Sukabumi 177 Sekolah TK Hingga SMP Siap PTM Terbatas

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark