Sleman Dorong Petani Milenial Bangun Kolaborasi

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq

Petani milenial merawat tanaman melon madu yang ditanam menggunakan metode irigasi tetes.
Petani milenial merawat tanaman melon madu yang ditanam menggunakan metode irigasi tetes. | Foto: Antara/Prasetia Fauzani

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman, DIY, Kustini Purnomo, terus mendorong terbentuknya Jaringan Petani Milenial Kabupaten Sleman. Kali ini, dikukuhkan JPM UPTD BP4 Wilayah IV di Budi Fish Farm, Padukuhan Donolayan, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik.

Sampai saat ini, Kustini mengungkapkan, sudah terdapat lebih dari 500 petani milenial yang telah dikukuhkan di Sleman. Ia menargetkan, akan ada setidaknya 2.000 petani milenial telah dikukuhkan pada 2024 mendatang.

Sebelum di Budi Fish Farm, Pemkab Sleman telah pula mengukuhkan Jaringan Petani Milenial UPTD BP4 Wilayah V di Bulus Tempel pada Februari 2022 lalu. Pengukuhan di Kapanewon Pakem itu diinisiasi Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman.

"Generasi milenial dengan segala pengetahuan dan keterampilan mampu berinovasi guna mengembangkan sektor pertanian Kabupaten Sleman, yang penting ada kemauan," kata Kustini, Selasa (5/4).

Kustini mengingatkan, salah satu yang terpenting dalam memasarkan hasil-hasil pertanian tidak lain kolaborasi. Sebab, dengan adanya kolaborasi atau kerja sama dengan berbagai pihak, petani-petani akan memiliki jejaring pasar yang luas.

Selain itu, petani-petani lebih mudah untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pasar maupun masyarakat langsung. Apalagi, lanjut Kustini, Kabupaten Sleman ini Kota Pariwisata dan Kota Pelajar yang memiliki banyak hotel, restoran, dan kos. "Ini merupakan potensi, maka harus ada kolaborasi," ujarnya.

Senada, Ketua Budi Fish Farm, Budi Setiawan menuturkan, mereka telah menjalin pula kolaborasi dengan berbagai mitra-mitra. Saat ini, Budi Fish Farm sedang menjalin kerja sama dengan 47 mitra-mitra yang ada di Sleman dan sekitarnya.

Sedangkan, untuk pemasarannya, Budi Fish Farm telah menjual produk-produk ke seluruh Indonesia. Selain itu, Budi Fish Farm sedang memberikan fokus kepada bidang budidaya ikan air tawar seperti nila, patin, lele, dan gurame. "Untuk benih Budi Fish Farm mampu menyuplai hampir seluruh jenis ikan air tawar," kata Budi.

Pada kesempatan itu, Bupati Sleman berkesempatan pula melepas pengiriman 400 ribu benih ikan nila merah super Cangkringan yang akan dikirim ke Banjarmasin. Ini merupakan satu varian ikan yang dikembangkan di Kapanewon Cangkringan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Sleman Panen Budi Daya Tanaman Sehat

Kementan Perkuat Regenerasi Petani bersama Pemkab Tanah Bumbu

Program Jagoan Tani Banyuwangi Beri Stimulus Rp 125 Juta

Sleman Luncurkan Jingle, Logo, dan Maskot Porda-Peparda 2022

Hari Air Dunia, Warga Sleman Diingatkan Jaga Sumber Air

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark