Idul Fitri Momentum Membuka Pintu Maaf

Red: Yudha Manggala P Putra

 Senin 02 May 2022 10:50 WIB

Umat Islam mengikuti Shalat Idul FItri 1443 H. Ilustrasi Foto: ANTARA/Fakhri Hermansyah Umat Islam mengikuti Shalat Idul FItri 1443 H. Ilustrasi

Umat Islam diajak menjaga amalan ibadah Ramadhan dalam kehidupan.

 

REPUBLIKA.CO.ID, BIAK -- Dai muda Makassar Ustad Baharuddin mengatakan, perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah menjadi momentum bagi umat Islam untuk membuka pintu maaf dengan sesama.

"Hari kemenangan hari raya Idul Fitri juga telah menjadikan orang beriman yang berpuasa di bulan Ramadhan kembali fitrah, ibarat anak bayi yangl baru lahir tanpa dosa," ungkap Khatib Ustad Baharuddin pada shalat Id di Biak, Senin (2/5/2022).

Ustad Baharuddin juga mengajak umat Islam dapat menjaga amalan ibadah Ramadhan dalam kehidupan di tengah lingkungan keluarga sehingga meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT.

Khatib Baharuddin meminta agar umat Islam Biak Numfor menjaga semangat toleransi yang telah diperlihatkan dalam pelaksanaan shalat Id di Kabupaten Biak Numfor.

"Tebarlah kebaikan dalam setiap aktivitas keseharian di masyarakat, karena ini bagian dari implementasi nilai-nilai ibadah puasa Ramadhan 1443 H,"katanya.

Ia mengingatkan, bagi jamaah Muslim yang masih mempunyai orang tua diminta harus dapat memberikan perhatian dan menghormatinya.

"Di saat lebaran Idul Fitri mari kunjungan orang tua dan menciumnya sebagai tanda kasih sayang anak kepada orang tuanya," ujarnya.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah di Kabupaten Biak Numfor dipusatkan di lapangan Hanggar Lanud Manuhua berlangsung dengan aman dan kondusif hingga selesai.

Berita Lainnya

Play Podcast X