Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

2 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sempat Rasakan Empat Gejala Awal Ini, Anak-Anak Berpotensi Alami Long Covid

Selasa 02 Aug 2022 07:20 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Anak kena Covid-19 (ilustrasi). Anak yang mengalami gejala batuk, kelelahan atau kelemahan, kesulitan bernapas, dan sesak napas cenderung lebih mungkin mengembangkan long Covid.

Anak kena Covid-19 (ilustrasi). Anak yang mengalami gejala batuk, kelelahan atau kelemahan, kesulitan bernapas, dan sesak napas cenderung lebih mungkin mengembangkan long Covid.

Foto: www.pixabay.com
Perawatan multidisiplin diperlukan jika long Covid pengaruhi kualitas hidup anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah studi yang dilakukan oleh tim dari universitas di Kanada dan Amerika Serikat menemukan bahwa anak-anak yang mengalami setidaknya empat gejala ketika pertama kali tertular Covid-19 lebih mungkin untuk mengembangkan long Covid. Gejala yang paling umum ialah batuk, kelelahan atau kelemahan, kesulitan bernapas, dan sesak napas.

"Kami menemukan kesakitan akibat Covid 19 dikaitkan dengan pelaporan gejala persisten setelah tiga bulan pada beberapa anak,"

Baca Juga

ungkap peneliti utama dan profesor kedokteran di Cumming School of Medicine, Dr Stephen Freedman, seperti dilansir laman Express, Senin (1/8/2022).

Hasil penelitian Dr Freedman dan rekan menunjukkan bimbingan dan tindak lanjut yang tepat diperlukan, terutama untuk anak-anak yang berisiko tinggi untuk long Covid. Namun, jika gejalanya signifikan, pengobatan yang menargetkan gejalanya adalah yang paling penting.

Dr Freedman menyebut perawatan multidisiplin diperlukan jika gejalanya memengaruhi kualitas hidup. Penelitian juga menunjukkan anak yang mengalami rawat inap awal 48 jam atau lebih dan berusia 14 tahun atau lebih lebih mungkin mengembangkan long Covid.

Peneliti utama Dr Nathan Kuppermann dari University of California mengungkap bahwa tingkat long Covid dilaporkan pada orang dewasa jauh lebih tinggi daripada yang mereka temukan pada anak-anak. Temuan mereka dapat menginformasikan keputusan kebijakan kesehatan masyarakat mengenai strategi mitigasi Covid-19 untuk anak-anak dan pendekatan skrining untuk long Covid di antara mereka yang kondisinya menjadi parah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile