Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Selandia Baru Kirim 120 Pasukan ke Inggris untuk Latih Tentara Ukraina

Senin 15 Aug 2022 10:35 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani

Pemerintah Selandia Baru mengirimkan 120 personel militer ke Inggris untuk membantu melatih tentara Ukraina di medan perang.

Pemerintah Selandia Baru mengirimkan 120 personel militer ke Inggris untuk membantu melatih tentara Ukraina di medan perang.

Foto: AP/Oleksandr Ratushniak
Selandia Baru kirim 120 personel militer ke Inggris untuk latih tentara Ukraina.

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Pemerintah Selandia Baru mengirimkan 120 personel militer ke Inggris untuk membantu melatih tentara Ukraina di medan perang. Dua tim pelatih infanteri akan memberi tentara Ukraina pelatihan keterampilan utama agar efektif di palagan termasuk cara menggunakan senjata, memberikan pertolongan pertama, hukum operasional dan keterampilan lainnya.

 

Sekitar 800 tentara Ukraina akan mengikuti pelatihan di salah satu dari empat lokasi di Inggris. Dalam pernyataannya, Senin (15/8/2022) personel pertahanan Selandia Baru tidak terbang ke Ukraina.

Baca Juga

"Kami sudah dengan jelas mengatakan serangan terang-terangan ke negara berdaulat dan hilangnya banyak nyawa salah dan tidak bisa ditoleransi. Kecaman kami akan melampaui kata-kata dan termasuk bantuan penting," kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden dalam konferensi pers.

Ia menekankan pasukan Selandia Baru tidak dan tidak akan terlibat dalam pertempuran di Ukraina. Bulan Mei lalu 30 personel Selandia Baru melatih personel militer Ukraina mengoperasikan artileri.

Pelatihan itu bagian dari serangkaian tindakan untuk merespon invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Selandia Baru juga menggelontorkan bantuan finansial senilai 25,7 juta dolar AS ke Ukraina dan memberi sanksi pada 840 individu dan entitas Rusia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile