PMI Bolehkan Donor Darah Saat Puasa, Tapi Ada Syaratnya

Red: Qommarria Rostanti

Rabu 27 Mar 2024 21:07 WIB

Darah hasil dari donor darah (ilustrasi). PMI membolehkan masyarakat yang ingin mendonorkan darah meski sedang berpuasa. Foto: www.freepik.com Darah hasil dari donor darah (ilustrasi). PMI membolehkan masyarakat yang ingin mendonorkan darah meski sedang berpuasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Palang Merah Indonesia (PMI) membolehkan masyarakat yang akan melakukan donor darah meski sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Menurut PMI, mendonorkan darah saat puasa relatif aman.

“Bulan puasa aman sebenarnya kalau mau donor darah. Asal si pendonor sudah mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan donor darah. Minimal sahur, jangan sampai nggak sahur,” kata Kepala Unit Pelayanan Darah (UPD) Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat Diana Puspitasari saat dijumpai di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga

Selain itu, pendonor juga perlu istirahat yang cukup. Apabila pendonor pemula merasa kurang percaya diri melakukan donor darah di siang hari saat berpuasa, mereka bisa melakukan menjelang buka puasa atau saat malam hari usai berbuka puasa.

Diana mengatakan PMI Jakarta Pusat yang berlokasi di Pecenongan, Kebon Kelapa, Gambir buka selama 24 jam,  sehingga masyarakat bisa kapan pun melakukan donor darah. Bagi masyarakat yang berminat untuk melakukan donor darah pertama kalinya, mereka dapat langsung berkunjung ke PMI Jakarta Pusat, lanjut Diana. Setelah itu, nantinya masyarakat akan mengisi formulir dengan mengisi pertanyaan-pertanyaan seputar riwayat medis.

“Dibaca satu-satu pertanyaannya, ya, jangan sembarangan diisi, sebab itu berpengaruh,” kata Diana.

Setelah itu, pendonor bisa melakukan registrasi, melakukan pemeriksaan HB, dan melakukan proses wawancara. Apabila sudah lolos di semua tahapan, barulah pendonor bisa melakukan donor darah.

Diana juga berpesan kepada para pendonor baru untuk tak merasa takut saat melakukan donor darah. Sebab, mereka bisa mendapat banyak sekali manfaat dari kegiatan tersebut.

“Sakit cuma sebentar, tapi bayangkan manfaat-manfaatnya. Pengalaman pendonor lain, mereka merasa lebih segar, karena setelah donor, tubuh akan merespons dengan mengganti sel darah yang keluar dengan yang baru. Selain itu, pendonor juga bisa melakukan skrining penyakit sifilis, HIV, dan TBC secara gratis,” kata Diana.

Terpopuler