Kamis 27 Feb 2025 13:59 WIB

MIND ID Investasi Puluhan Triliun, Pertegas Komitmen Hilirisasi

MIND ID mengalokasikan investasi mencapai Rp 20,6 triliun.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gita Amanda
MIND ID mengalokasikan investasi mencapai Rp 20,6 triliun, mempertegas komitmen hilirisasi.
Foto: dok Republika
MIND ID mengalokasikan investasi mencapai Rp 20,6 triliun, mempertegas komitmen hilirisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) mengalokasikan investasi mencapai Rp 20,6 triliun, mempertegas komitmen hilirisasi. Investasi ini dinilai sejalan dengan upaya peningkatan nilai tambah komoditas mineral dan batu bara yang masuk dalam Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Peneliti Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus menyampaikan, investasi Grup MIND itu ID sejalan dengan pengembangan core business perusahaan sebagai pemegang mandat hilirisasi dari pemerintah.

 

"Investasi untuk ekspansi ini diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah. MIND ID cukup memiliki komitmen besar dalam memperdalam struktur hilirisasi di pertambangan," ujar Heri, dalam keterangannya, dikutip Kamis (27/2/2025).

 

Heri melanjutkan, investasi juga masih diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pada kegiatan atau aktivitas yang berkaitan dengan hilirisasi tambang. Ke depannya, dia berharap komitmen hilirisasi dapat dijalankan sesuai dengan perencanaan demi memastikan upaya penciptaan nilai tambah dan penguatan ekosistem industri dapat terwujud.

 

"Terlebih, komitmen hilirisasi yang ada juga tentunya akan memberikan dampak pada perekonomian," ujarnya.

 

Heri menjelaskan hilirisasi telah memberi dampak nyata pada ekonomi daerah. Di wilayah industri pengolahan mineral seperti Halmahera Tengah, pertumbuhan ekonomi mencapai 161,9 persen pada tahun 2023, yang menjadi bukti strategisnya hilirisasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Hilirisasi juga menciptakan lapangan kerja baru. Di Maluku Utara, serapan tenaga kerja meningkat hingga 402 persen selama 2019-2023, yang turut menurunkan tingkat pengangguran dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement