LIPI: Jumlah Rumah Tangga Miskin Meningkat Akibat Covid-19. Pekerja menyelesaikan pembuatan sarung di Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (9/11/2020). Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat mencatat, sebanyak 19.089 pekerja dari 460 perusahaan tekstil telah terkena PHK sedangkan yang dirumahkan mencapai 80.138 pekerja dari 983 perusahaan.

LIPI: Jumlah Rumah Tangga Miskin Meningkat Akibat Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak pandemi Covid-19 yang menghantam sektor riil ekonomi Indonesia. Hal tersebut mengakibatkan hilangnya sumber pendapatan masyarakat sehingga jumlah pengangguran bertambah dan rumah tangga miskin meningkat. "Tantangan terberat di 2021 adalah upaya pengendalian penduduk akibat bertambahnya jumlah rumah tangga miskin," kata Kepala Pusat Penelitian Kependudukan LIPI Herry...

Maskapai Hong Kong Cathay Pacific akan memutuskan hubungan kerja (PHK) pada 5.300 karyawannya

Terdampak Covid-19, Cathay Pacific PHK 5.300 Karyawan

  REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Maskapai Hong Kong Cathay Pacific akan memutuskan hubungan kerja (PHK) pada 5.300 karyawannya sebagai bagian dari rencana restrukturisasi perusahaan. Menurut South China Morning Post, maskapai itu telah memberhentikan 8.500 staf di seluruh dunia. Cathay juga akan merenegosiasi kontrak dengan kru pesawat dan pilot yang masih bertahan. Hal itu terpaksa dilakukan karena maskapai ini terdampak pandemi Covid-19. Unit...

Restrukturisasi Kredit guna menekan PHK selama pandemi Covid-19

Selasa , 20 Oct 2020, 08:16 WIB

Mengerem PHK dengan Restrukturisasi Kredit

Warga Bogor Kena PHK Dapat Bantuan Rp 2,5 Juta. Jutaan Pekerja telah di PHK dan Dirumahkan Akibat Covid-19

Sabtu , 17 Oct 2020, 00:05 WIB

Warga Bogor Kena PHK Dapat Bantuan Rp 2,5 Juta

Jumlah pengangguran di Amerika Serikat (AS) tercatat masih tinggi hingga akhir pekan lalu, sekitar 840 ribu orang.

Jumat , 09 Oct 2020, 11:03 WIB

Tingkat Pengangguran di AS Masih Tinggi