Pekerja menyelesaikan pembuatan tas di salah satu industri rumahan di kawasan Manggarai, Jakarta Selasa (16/7/2024). Peran penting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia tak bisa dipungkiri. Selain mencatatkan kontribusi nyata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, UMKM juga berhasil menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.Pemerintah terus menunjukkan dukungannya kepada para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang bertjuan memudahkan pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejak awal 2024 sampai dengan 31 Mei 2024 mencapai Rp116,94 triliun, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sampai dengan 31 Mei 2023 yang mencapai Rp80,25 triliun.

Nasib Pertumbuhan Kredit Indonesia Terseok-Seok 10 Tahun Terakhir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menjelaskan, dalan sepuluh tahun terakhir, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia cenderung bergerak dalam kisaran 7-12 persen, jauh lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus angka 20 persen. Dian mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan penurunan signifikan dalam laju pertumbuhan kredit. "Pada periode sebelum 2013, kredit perbankan Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat...

Menteri Koordinator  Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Menko: Program Hapus Tagih Lancarkan Pembiayaan UMKM di Bank BUMN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pentingnya program hapus buku dan hapus tagih sebagai langkah strategis untuk mendukung dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Karena itu, pihaknya mendorong Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ikut menyukseskan program tersebut. Menko Airlangga menjelaskan, hapus buku dan hapus tagih bertujuan membantu masyarakat, termasuk kalangan petani dan...