REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Setelah malang melintang di Liga Primer Inggris sekitar delapan tahun, Yossi Benayoun tertarik mencoba pengalaman baru. Gelandang berusia 33 tahun itu mempertimbangkan untuk menjajal sepak bola di luar Eropa.
"Amerika menjadi salah satu pilihan paling menarik bagi saya," kata Benayoun pada New York Post, seperti dilansir Sky Sports, Jumat (31/5).
Kontrak pemain asal Israel bersama Chelsea ini akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Karena itu, Benayoun mulai ancang-ancang untuk hengkang.
Benayoun masih mempertimbangkan berbagai opsi yang datang. Mantan gelandang West Ham United dan Liverpool itu mengaku tengah membuka pembicaraan dengan sejumlah klub Eropa. Namun, Benayoun tampaknya lebih tertarik untuk bermain di Major League Soccer (MLS).
"Saya berusaha sebisa mungkin untuk datang ke Amerika dan bermain di MLS," kata dia.
Sempat muncul kabar Benayoun menjadi incaran New York Red Bulls. Klub MLS ini sudah memantau gelandang tim nasional Israel itu sejak musim lalu.
Bukan tak mungkin Benayoun kali ini akan mempertimbangkan tawaran andai Red Bulls kembali datang. Apalagi, beberapa mantan pemain Liga Primer Inggris, Thierry Henry dan Tim Cahill, sudah lebih dulu membela tim yang berbasis di Red Bull Arena itu.