Thursday, 28 Sya'ban 1446 / 27 February 2025

Thursday, 28 Sya'ban 1446 / 27 February 2025

HNW: Pembebasan Sandera Jangan Sampai Berbau Politis

Kamis 12 May 2016 18:41 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Dwi Murdaningsih

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menerima kunjungan delegasi Sekolah Tinggi Negarawan diruang kerja Wakil Ketua MPR, Jakarta, Kamis (12/5).

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menerima kunjungan delegasi Sekolah Tinggi Negarawan diruang kerja Wakil Ketua MPR, Jakarta, Kamis (12/5).

Foto: ist

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengepresiasi pembebasan sandra Abu Sayyaf. Terkait klaim mengklaim, dia juga bersyukur sampai saat ini tidak ada lagi yang main klaim sampai berbau politis.

Hal itu menurutnya sangat baik karena kasihan dengan para sandera. Mereka sudah berbulan-bulan menjadi sandera dan tersiksa, lalu ada pihak lain ribut tentang mengklaim.

"Apalagi kemudian dibalik itu ada keinginan politik yang lain. Saya harap tidak," kata Hidayat, usai bertemu dengan delegasi Sekolah Tinggi Negarawan, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/5).

Hidayat menyatakan, hal tersebut adalah ujian ketulusan untuk saling tolong menolong. Meski, masih saja ada kabar yang muncul ternyata ada yang membayar tebusan.

Hal ini menurutnya harus dipastikan oleh pemerintah Indonesia, sehingga penting untuk menelusurinya siapa yang membayar, sampai dengan 50 juta peso. Kalau itu terjadi, lanjut Hidayat, sangat tidak sesuai dengan kebijakan dari pemerintah.

Sebab, jika ada pembiaran ada bayar-membayar seperti ini, dikhawatirkan akan menumbuh suburkan kelompok separatis. Mereka kemudian akan menyandera dan merampok lagi.

"Jadi menurut saya, dengan adanya informasi dari media di Filipina bahwa ada pembayaran sampai dengan 50 juta peso itu harus diklarifikasi pemerintah, dan pemerintah harus menegaskan bahwa tidak pernah menjadi kebijakan pemerintah dan pemerintah tidak setuju dengan hal-hal seperti itu," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler