REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Gelandang asal Spanyol, Mikel arteta mengaku bangga setelah dirinya didapuk oleh Wenger untuk menjadi pemimpin di atas lapangan saat Arsenal sukses menghempaskan Manchester City dalam ajang Community Shield di Wembley, Ahad (10/8) malam. Dalam pertandingan yang mempertemukan dua raksasa Inggris ini, pemain berusia 32 tahun itu juga berhasil meyakinkan Wenger untuk bermain hingga peluit panjang ditiupkan.
"Menjadi kapten adalah sebuah kehormatan besar dan keistimewaan, dengan adanya tanggung jawab besar pula. Saya siap memimpin dan melakukan yang terbaik untuk rekan-rekan saya," ungkap Arteta dilansir Four Four Two.
Sebenarnya, ban kapten Arsenal biasanya digunakan oleh bek Thomas Vermaelen. Namun sejak bek asal Belgia itu mengalami cedera, tanggung jawab tersebut sering diberikan kepada sejumlah pemain, salah satunya Arteta. Kini, setelah kepastian Vermaelen hijrah ke Barcelona, belum ada kepastian siapa pemilik ban kapten The Gunners.
Arteta sendiri mengutarakan bahwa siap menerima tanggung jawab ini jika dia di percaya oleh Wenger. "Saya pernah menjadi kapten sebelumnya pada musim lalu ketika Thomas (Vermaelen) cedera. Jadi, saya sudah terbiasa. Sekarang saya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk rekan-rekan saya, manajer, dan klub, " tambah mantan pemain Everton ini.