REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, menyatakan dirinya bisa saja kembali ke tim lamanya Napoli. Dengan catatan, presiden Partenopei saat ini Aurelio De Laurentiis tidak lagi menjabat sebagai petinggi klub tersebut.
"Akankah saya kembali? Saya berbicara tentang hal itu dengan keluarga, dan saya akan senang jika suatu hari nanti kembali ke Napoli, tapi hanya jika presiden saat ini telah pergi," ungkap Cavani dilansir dari Football Italia, Selasa (10/3).
Bintang tim nasional Uruguay ini mengatakan tim asal kota Naples tersebut selalu berada di hatinya. Bersama Napoli, lanjut Cavani, ia telah meraih popularitas, dan berbagai penghargaan individu yang membuat dirinya mendunia.
"Kota ini memberiku segalanya, pengenalan nama, ketenaran dunia, perbaikan kualitas. Saya merasa begitu banyak sensasi ketika mendengar pembicaraan tentang Napoli," ungkapnya.
Meski demikian, pesepakbola berusia 28 tahun ini merasa kurang dihargai. Lantaran mendapat banyak komentar negatif dari Aurelio pasca kepindahan sang penyerang pada medio 2013 lalu. Namun, hal itu tak mengurangi kecintaan dirinya terhadap tim yang membesarkan namanya tersebut.
"Dalam sepakbola sering banyak politik dan anda kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, olahraga. Saya tidak suka apa yang dikatakan ketika saya pergi, tetapi saya memilih diam untuk menghormati klub," ujar bomber yang pernah merumput di Gelora Bung Karno tersebut.