Selasa 04 Aug 2015 16:13 WIB

Bali United Inginkan ISL Tetap Bergulir

Rep: Ali Mansur/ Red: Citra Listya Rini
Bali United Pusam
Foto: id.wikipedia.org
Bali United Pusam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  CEO Bali United Pusam, Yabes Tanuri berharap Indonesia Super League (ISL) berharap kompetisi tertinggi di Tanah Air tetap berjalan meski Kementeria Pemuda dan Olaharaga (Kemenpora) belum mencabut Surat Keputusan Pembekuan PSSI. 

Yabes sadar polemik antara PSSI dan Kemenpora masih terus berlanjut, apalagi Kemenpora mengajukan banding.  Menurut Yabes, jika menunggu permasalahan kedua kubu selesai, dan baru kompetisi bisa digelar, hal itu akan membutuhkan waktu yang sangat lama.

Sementara kompetisi tersebut tidak bisa berhenti terlalu lama, karena akan berdampak sistemik. Terutama terhadap pembinaan pemain muda dan juga industri sepak bola. " Saya tidak terlalu (memahami) hukum, tapi saya berharap kompetisi tetap berjalan," kata Yabes saat dihubungi melalui seluler, Selasa (4/8).

Sebenarnya Yabes juga merasa khawatir meski PSSI telah memutuskan untuk menggulirkan ISL pada pekan ketiga Oktober mendatang. Sebab, saat ini Kemenpora sendiri masih belum mau untuk mempersilakan ISL bergulir. Kata Yabes, tidak menutup kemungkinan di tengah-tengah kompetisi, Kemenpora kembali memberhentikan karena gugatannya menang di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN).

Terkait pernyataan Sekretaris Jenderal Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Heru Nugroho, Yabes tidak ingin menanggapinya. Yabes menyatakan pihaknya tidak ingin ikut campur urusan antara Kemenpora dengan PSSI. Bagi Bali United yang terpenting adalah kompetisi berjalan kembali.

Sebelumnnya, Heru Nugroho mengatakan PSSI melanggar aturan jika PSSI tetap menggulirkan ISL. Dengan alasan SK Kemenpora bernomor 01307 tahun 2015 terkait pembekuan aktivitas federasi sepak bola Indonesia, PSSI belum sepenuhnya dicabut. Apalagi Kemenpora memutuskan untuk mengajukan banding.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement