REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani kesepakatan dengan pemerintah Suriah soal izin bagi Rusia menggunakan pangkalan udara Hmeimim di Suriah tanpa batas waktu, kata Kremlin, Jumat (14/10).
Angkatan udara Rusia telah melancarkan serangan dari pangkalan Hmeimim sebagai dukungan bagi Presiden Suriah Bashar al-Assad. Rusia pada pekan ini juga mengumumkan rencana membangun sebuah pangkalan angkatan laut permanen di kota pelabuhan Suriah, Tartus.
Kremlin mengungkapkan dana yang dikeluarkan terkait dengan kesepakatan yang telah ditandatangani Putin itu akan diambil dari pundi pembelanjaan pertahanan seperti biasa, yang ada dalam anggaran federal setiap tahunnya.