Sabtu 09 Aug 2014 17:00 WIB

Bottas Tentukan Target Baru

Rep: Adi Wicaksono/ Red: Didi Purwadi
Valtteri Bottas
Foto: EPA/Jens Buettner
Valtteri Bottas

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Di sela dominasi Mercedes, performa Valtteri Bottas musim ini cukup menyita perhatian pecinta balap Formula 1. Meski hanya berstatus pembalap debutan, Bottas mampu membawa optimisme baru di tubuh tim Williams.

Musim lalu, Williams adalah tim penggembira dengan raihan total lima poin. Tim yang berbasis di Inggris itu finis di posisi ketiga paling buncit pada klasemen akhir konstruktor.

"Melihat performa musim lalu, rasanya tak mungkin melihat Williams bisa konsisten bersaing di podium saat ini," kata Bottas seperti dilansir Autosport.

Datangnya Bottas membuat sesuatu yang mustahil tersebut menjadi nyata. Pembalap asal Finlandia itu mencatatkan tiga kali podium beruntun. Bottas finis ketiga pada GP Austria lalu runner-up pada GP Inggris dan GP Jerman.

Pada paruh perdana musim ini, Bottas total mengoleksi 95 poin. Sumbangan 95 poin dari Bottas mengantarkan Williams menduduki peringkat keempat klasemen konstruktor sementara. Williams hanya terpaut tujuh poin di belakang Ferrari dengan delapan balapan tersisa.

"Kami harus terus menjaga jarak dari tim-tim di bawah kami," ujar pembalap usia 24 tahun itu.

Bottas mengungkapkan, Williams kini telah melampaui ekspektasi di awal musim. Namun demikian, ia mengatakan timnya tak boleh cepat puas.

Menurut dia, Williams harus menetapkan target baru untuk bersaing dengan tim-tim papan atas. "Kami tak boleh menihilkan peluang untuk mengejar Red Bull," tegasnya.

Menurut Bottas, peta persaingan di paruh kedua musim tidak akan banyak berubah dibanding pada paruh perdana. Ia memprediksi, Mercedes akan terus dominan hingga akhir musim. Meski begitu, ia mengakui dalam F1 segala hal bisa saja terjadi.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement