Selasa 12 Apr 2016 08:05 WIB

Begini Cara Merawat Moge

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Winda Destiana Putri
Motor besar  Big Bear Choppers (BBC)
Foto: Republika/Winda Destiana
Motor besar Big Bear Choppers (BBC)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki motor besar (ber-cc besar) adalah sebuah pencapaian dan kebanggaan penggunanya.

Namun, pasti Anda akan berpikir merawat motor besar untuk selalu prima memiliki banyak kendala. Helper dari Big Bear Choppers (BBC), motor custom asal California mengungkapkan, perawatan motor besar sangatlah mudah.

 

"Seperti untuk BBC, perawatannya sangat mudah, yang penting carbunya sering dibersihin,"  kata Kirman, Helper BBC kepada Republika,  Senin (11/4).

 

Karena memiliki cc yang besar, perawatan aki sangat dibutuhkan. Biasanya, untuk motor besar memiliki standby charger, jadi bila tidak dipakai tidak perlu dipanaskan tinggal dicharge setiap dua jam setiap minggunya.

 

Untuk perawatan oli, sebaiknya ganti oli maksimal 2.000 km. Lamanya mesin bekerja menjadi patokan, bukan jarak tempuhnya. Pastikan penggantian oli tetap dilakukan secara teratur dan pilihlah oli sesuai spesifikasi moge.

Yang harus dihindari adalah, jangan langsung mematikan motor melalui kunci kontak. "Matikan lewat tombol cut off, hal tersebut untuk mencegah ada arus balik ke CDI, agar pengapian lebih awet," jelasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement