REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Bhayangkara FC merasa senang bisa melewati laga sulit kontra PS Tira, Jumat (4/5), pada pekan ketujuh Liga 1 2018. Mereka berhasil menang dengan skor 4-2.
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy berharap hasil dari laga yang digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta itu menambah kepercayaan diri anak-anak asuhnya menghadapi pertandingan-pertandingan lainnya. "Saya sudah menduga pertandingan ini akan ketat. Semoga semakin baik ke depannya," ujar Simon.
Pelatih berusia 40 tahun itu juga tak bisa menutupi rasa bahagianya melihat Bhayangkara FC mencetak empat gol saat melawan PS Tira. Sebab, itulah pertama kali tim berjuluk The Guardian itu menjebol gawang lawan empat kali dalam satu laga di Liga 1 2018.
"Kerja keras kami terbayar meski kami melakukan beberapa kesalahan," kata pria asal Skotlandia tersebut.
Salah satu kekurangan yang disorotinya adalah antisipasi pemainnya pada umpan-umpan silang pemain PS Tira. Dua umpan silang PS Tira pada menit ke-30 dan ke-58 berbuah gol yang dicetak masing-masing oleh sundulan Mariano Roman Berriex dan Akesandar Rakic.
"Ini bukan tentang penyerang lawan, tetapi bagaimana menghentikan suplai bola kepada penyerang," tutur Simon.