REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liga Bangsa-Bangsa Eropa (UEFA Nations Laague) 2018/19 akan dimulai pekan ini. Pertandingan akan berlangsung di seluruh benua Eropa.
Gagasan kompetisi baru UEFA ini bertujuan untuk menggantikan sebagaian besar pertandingan-pertandingan persahabatan dengan laga yang lebih kompetitif melawan tim dengan peringkat yang sama. Peringkat tidak menggunakan ranking FIFA, tapi koefisien UEFA. Sistem ini juga menawarkan rute alternatif ke putaran final Piala Eropa, dimulai dari edisi 2020.
Di Liga Bangsa-Bangsa ini, negara dibagi menjadi empat liga, masing-masing terdiri dari empat grup. Empat tim peringkat teratas Liga A akan lolos ke putaran final pada Juni 2019. Bagi tim yang tidak berhasil melewati fase grup, akan menghadapi promosi dan degradasi. Sementara jalan ke Piala Eropa 2020 juga akan diperebutkan.
Sebanyak 55 anggota UEFA dibagi menjadi empat Liga menurut koefisien masing-masing, dan menggunakan peringkat tersebut untuk membagi mereka dalam pot. Tim-tim kemudian diundi ke dalam grup pada Januari lalu, sebagai berikut:
Liga A:
Grup 1: Jerman, Prancis, Belanda
Grup 2: Belgia, Swiss, Islandia
Grup 3: Portugal, Italia, Polandia
Grup 4: Spanyol, Inggris, Kroasia
Liga B:
Grup 1: Slovakia, Ukraina, Republik Ceska
Grup 2: Rusia *, Swedia, Turki
Grup 3: Austria, Bosnia-Herzegovina, Irlandia Utara
Grup 4: Wales, Republik Irlandia, Denmark
* Rusia awalnya diundi ke Grup 1 tetapi pindah karena mereka tidak boleh berada di grup yang sama dengan Ukraina
Liga C:
Grup 1: Skotlandia, Albania, Israel
Grup 2: Hungaria, Yunani, Finlandia, Estonia
Grup 3: Slovenia, Norwegia *, Bulgaria, Siprus
Grup 4: Rumania, Serbia, Montenegro, Lithuania
* Norwegia awalnya diundi ke Grup 2 tetapi pindah karena kekhawatiran penjadwalan musim dingin
Liga D:
Grup 1: Georgia, Latvia, Kazakhstan, Andorra
Grup 2: Belarusia, Luksemburg, Moldova, San Marino
Grup 3: Azerbaijan, Kepulauan Faroe, Malta, Kosovo
Grup 4: Makedonia, Armenia, Liechtenstein, Gibraltar
Ketika juara grup Liga A akan bertanding di Final Liga Bangsa-Bangsa, juara Liga B, C, dan D akan mendapatkan promosi. Sementara tim terbawah di Liga A, B, dan C akan terdegradasi pada musim kedua. Musim kedua akan berlangsung pada 2020/21.
Kualifikasi menuju Piala Eropa 2020 berlaku seperti biasanya, kecuali empat tiket tersisa pada babak play-off. Empat tiket itu akan diperebutkan oleh 16 tim terbaik dari masing-masing grup seluruh Liga Bangsa-Bangsa.
Jika tim terbaik dari satu grup sudah lolos, jatah diberikan kepada tim berperingkat terbaik setelahnya di liga tempat tim tersebut bercokol. Jika dalam satu liga kurang dari empat tim yang bisa berpartisipasi di play-off karena pesertanya sudah lebih dulu memastikan tiket ke Piala Eropa 2020, maka jatahnya akan diberikan ke liga di bawahnya berdasarkan peringkat.
Empat tim dari masing-masing liga ini akan menjalani play-off. Para juara masing-masing liga akan lolos ke Piala Eropa 2020. Play-off dibagi ke dua semifinal satu leg dan satu laga final.
Jadwal pertandingannya sebagai berikut:
Matchday 1: 6–8 September 2018
Matchday 2: 9-11 September 2018
Matchday 3: 11-13 Oktober 2018
Matchday 4: 14-16 Oktober 2018
Matchday 5: 15–17 November 2018
Matchday 6: 18-20 November 2018
Undian Final: Desember 2018
Final: 5–9 Juni 2019
Undian play-off Piala Eropa 2020: 22 November 2019
Play-off Piala Eropa 2020: 26-30 Maret 2020