Selasa 08 Sep 2015 21:13 WIB

Kemendikbud Upayakan Tingkatkan Kompetensi Guru

Rep: c13/ Red: Karta Raharja Ucu
Desiminasi guru TIK se-Kota Bogor, 2-5 September 2015.
Foto: Dok SBBI
Desiminasi guru TIK se-Kota Bogor, 2-5 September 2015.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengklaim selalu berupaya  meningkatkan kompetensi guru. Tim Kerja Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Kemendikbud, Hari Amirullah Rachman menerangkan, terdapat sejumlah cara yang telah dan sedang dilakukan Kemendikbud.

Menurut Hari, upaya pertama dengan bimbingan teknis. Sejauh ini, kata dia, kegiatan ini dinilai masih memiliki kekurangan.

“Program ini tidak bisa menjangkau semua guru di Tanah Air,” ujar dia. Sebab, tambah dia, acara-acara itu acapkali hanya dilakukan di beberapa provinsi setiap tahunnya.

Kemudian, Hari menyatakan dengan menggunakan workshop, seminar maupun lokakarya. Kegiatan-kagiatan itu berkenaan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Hari mengungkapkan, selama ini terdapat beberapa guru yang tampaknya tidak terlalu paham tentang PTK. Selain itu, adapula yang belum mengetahui pasti ihwal pendekatan model pembelajaran. Sehingga, lanjut dia, mereka lebih terlihat ikut-ikutan dibandingkan memperdalam.

Selanjutnya, kata Hari, adalah dengan pendampingan. Selain itu, tambahnya, upaya keempat itu revitalisasi.

Di antara upaya-upaya tersebut, Hari berpendapat, PTK  bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan kompetensi guru. karena pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan.

Hari mengaku peningkatan mutu pendidikan jelas berkaitan erat dengan kemampuan guru. Artinya, kata dia, guru bisa memiliki dan mengembangkan kompetensinya lebih baik lagi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement