REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Rumor seputar masa depan Kylian Mbappe di Paris Saint-Germain (PSG) belum berhenti. Walaupun PSG sudah menyatakan tak akan menjual Mbappe ke Real Madrid, namun kabar tentangnya terus berembus kencang.
Terbaru, Mbappe dilaporkan mulai merespons Real Madrid. Menurut sebuah laporan TV di Spanyol, pesepak bola 20 tahun telah berbicara dengan pelatih El Real, Zinedine Zidane.
Isi pembicaraan mengenai ketersediaan yang bersangkutan menjadi anak buah Zidane pada musim mendatang. Kebetulan keduanya rekan senegara.
"Menurut laporan program El Chiringuito, Mbappe mengaku siap membuka komunikasi dengan Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi mengenai kemungkinan terjadinya transfer ini," demikian laporan yang dikutip dari AS, Kamis (28/3).
Wartawan El Chiringuito yang membocorkan informasi bernama Eduardo Inda. Dalam perkembangan, Inda mengungkapkan strategi Madrid untuk mendapatkan Mbappe.
Demi meluluhkan hati Al Khelaifi, Los Blancos bakal memberikan dua pemain mereka untuk ditukarkan dengan jagoan belia PSG itu. Para pemain Madrid yang bakal dikirim ke Paris antara lain James Rodriguez dan Isco.
James sudah tidak kerasan di Bayern Muenchen. Namun ia tidak dalam momen yang tepat untuk balik ke Los Merengues. Sebab Raksasa Spanyol kembali dibesut Zidane. Kedua pihak memiliki hubungan yang kurang harmonis.
Sementara Isco kehilangan tempat di starting El Real pada era Santiago Solari, memiliki nilai yang tinggi sebagai bagian dari bisnis ini. Apalagi Les Perisiens dikabarkan membutuhkan amunisi baru di lini tengah, setelah dikeluarkannya Adrien Rabiot dari tim utama.
Laporan lain di Prancis menyebutkan hal serupa. Bedanya, Mbappe baru akan pergi setelah musim 2019/2020.
Pihak PSG menegaskan tekad untuk mempertahankan Mbappe dan juga Neymar Jr. Dalam penjualan tiket musim 2019/2010, PSG menampilkan gambar Mbappe, Neymar, dan Marco Verratti.