Rabu 01 Jul 2020 16:38 WIB

Volume Kendaraan di Jakarta Mendekati Saat Kondisi Normal

Kepadatan arus lalu lintas saat ini sudah mendekati kepadatan di masa sebelum pandemi

Red: Esthi Maharani
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (8/6/2020). Pada pekan pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dan hari pertama dimulainya kembali aktivitas perkantoran, arus lalu lintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta terpantau padat hingga terjadi kemacetan.
Foto: Antara/Reno Esnir
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (8/6/2020). Pada pekan pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dan hari pertama dimulainya kembali aktivitas perkantoran, arus lalu lintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta terpantau padat hingga terjadi kemacetan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Volume kendaraan di jalanan Ibu Kota pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mendekati volume kendaraan ketika situasi normal sebelum adanya pandemi Covid-19.

"Volume kendaraan di masa PSBB transisi ini memang sudah hampir mendekati normal," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Rabu (1/7).

Sambodo mengatakan data volume kendaraan tersebut diperoleh dari beberapa gerbang tol di dalam kota.

"Angka-angka kita dapatkan dari berbagai gerbang tol baik di Halim Cililitan yang dari arah Bogor. Halim yang dari arah Bekasi maupun Tomang dari Tangerang ini menunjukkan bahwa angka sudah hampir mendekati normal," ujarnya.

Meski tidak memberikan rincian mengenai jumlah maupun presentasenya, Sambodo mengatakan kepadatan arus lalu lintas saat ini sudah mendekati kepadatan di masa sebelum pandemi di Februari 2020.

Meski kepadatan arus lalu lintas sudah mulai terlihat pada jam masuk dan pulang kantor, Sambodo menyebut surat edaran gugus tugas terkait pembagian jam masuk kantor cukup membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

"Surat edaran dari satuan gugus tugas yang menyatakan bahwa ada pembagian jam masuk kantor jam 7.00 WIB dan jam 10.00 WIB, ini saya rasa cukup membantu terutama bagi penumpang angkutan umum yang setiap pagi komuter bergerak dari arah kota-kota di sekitar Jakarta masuk Jakarta," pungkasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement